Mukhlis Basri Sosialisasi Empat Pilar MPR di Jatiagung
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Mukhlis Basri Sosialisasi Empat Pilar MPR di Jatiagung

INILAMPUNG
Kamis, 24 September 2020

 Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mukhlis Basri sosialisasi Empat Pilar MPR di Jatiagung. Foto. Ist.


INILAMPUNG.COM - Angota Majelis Permusyawaraan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dari Fraksi PDI Perjuangan, Mukhlis Basri, melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung SMA Fatahilah di Sidoharjo, Jatiagung, Lampung Selatan.


Diikuti sekitar 100 pelajar SMA Fatahilah dan SMK Taruna Jaya. Dihadiri Kapolsek Jatiagung Iptu Anwar Mayer Siregar, Ketua Yayasan Taruna Jaya Sunari, staf dan dewan guru setempat. 


Mengawali sosialisasi Empat Pilar MPR, Mukhlis menyoroti masalah pendidikan di Kecamatan Jatiagung yang hanya memiliki satu SMA Negeri. 


Wilayah seluas Jatiagung yang memiliki 21 desa dengan jumlah penduduk yang cukup banyak, menurut dia, seharusnya pemerintah membangun lebih dari satu SMA Negeri. Sehingga memudahkan anak-anak di daerah ini memperoleh pendidikan gratis yang disediakan pemerintah.


"Pendidikan itu sangat penting karena dari sekolah akan lahir generasi yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan," kata mantan Bupati Lampung Barat itu.


Mukhlis pun berpesan kepada para pelajar yang mengikuti sosialisasi agar belajar dengan sungguh-sungguh. "Jangan berkecil hati karena menjadi anak petani atau anak desa," katanya, Rabu (23-9-2020). 


Menurut dia, banyak pemimpin yang berasal dari desa. Dia mencotohkan dirinya, yang juga berasal dari desa di Lampung Barat. "Saya ini anak petani. Keluarga saya juga bukan keluarga yang berkecukupan. Tak pernah terpikir bisa meraih seperti yang saya capai sekarang menjadi anggota DPR RI," katanya.


Anggota Komisi I DPR RI itu kemudian menceritakan secara singkat tentang perjalanan karier politiknya di Lampung Barat. Mulai dari anggota DPRD, kemudian satu periode wakil bupati, dan dua periode menjadi bupati.


Selanjutnya, Mukhlis meminta para pelajar untuk mempelajari Pancasila dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga persatuan, kerukunan beragama, serta bergotong-royong merupakan contoh pengalaman nilai-nilai Pancasila.


Mengakhiri sosialisasi Empat Pilar MPR, Mukhlis menyinggung masalah pandemi Covid-19 yang hingga kini belum berakhir. Masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona.


"Jangan bandel. Jangan main-main dengan pandemi Covid-19. Taati ajakan pemerintah dengan mengikuti protokol kesehatan," kata Mukhlis seraya mengajak masyarakat untuk berdoa kepada Allah agar pandemi Covid segera berakhir. (mfn/rls/inilampung.com)

LIPSUS