Soal Penikaman Syekh Ali, Din Syamsuddin: Hindari Dakwaan Pelakunya Orang Gila
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Soal Penikaman Syekh Ali, Din Syamsuddin: Hindari Dakwaan Pelakunya Orang Gila

INILAMPUNG
Senin, 14 September 2020

INILAMPUNGCOM - Insiden penusukan terhadap Syekh Ali Jabir saat menyampaikan dakwah di Masjid Fallahuddin, Bandar Lampung memantik banyak reaksi publik.
Salah satunya, Prof. DR Din Syamsuddin, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Din yang mantan ketua PP Muhammadiyah itu berharap, polisi jangan mudah menerima pengakuan pelaku, terutama soal bahwa pelaku adalah seseorang yang mengalami kelainan jiwa.

"Kepada Polri agar tidak mudah menerima pengakuan dan kesimpulan bahwa pelakunya adalah orang gila, sebagaimana pernah terjadi pada masa lalu," kata Din Syamsuddin dalam keterangan tertulis, diterima inilampung, (14/10/2020) Senin.

Berikut pernyataan Din Samsudin secara tertulis :
1. Peristiwa penusukan atas Syeikh Ali Jaber di tengah pengajian di Masjid Fallahuddin, Lampung, sungguh mengagetkan dan patut dikecam. Tindakan tsb merupakan bentuk kriminalisasi terhadap ulama, dan kejahatan berencana terhadap agama dan keberagamaan.
2. Mendesak Polri utk mengusut secara tuntas, dan menyingkap pelaku dan siapa yg berada di belakangnya. Kepada Polri agar bersungguh-sungguh memproses secara hukum dan menyeret pelaku ke meja pengadilan dengan tuntutan hukum maksimal.
3. Kepada Polri agar tidak mudah menerima pengakuan dan kesimpulan bahwa pelakunya adalah orang gila, sebagaimana pernah terjadi pada masa lalu yg sampai sekarang tidak ada kejelasan.
4. Meminta kepada Polri untuk menjamin keamanan para tokoh agama, khususnya ulama dan dai, serta mengusut gerakan ekstrimis yg anti agama dan hal yg bersifat keagamaan.
4. Kepada umat Islam agar tenang dan dapat menahan diri serta tidak terhasut oleh upaya adu domba.

Terima kasih.

Prof.Dr. M. Din Syamsuddin

LIPSUS