Kunjungan Mendadak, Rombongan Bupati Bikin Jembatan Darurat
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Kunjungan Mendadak, Rombongan Bupati Bikin Jembatan Darurat

INILAMPUNG
Kamis, 24 September 2020

Jembatan darurat menuju pekon di Kecamatan Lemong, Pesisir Barat. Foto. Eva.


INILAMPUNG.COM - Kunjungan kerja mendadak Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal, disambut antusias warga Dusun Binjai Pekon Pagardalam dan Pemangku Bumirahayu, Pekon Penengahan, Kecamatan Lemong, pada Rabu (23-9-2020).


Bupati bersama rombongan menggunakan dua moda transporasi untuk mengunjungi pekon berjarak sekitar 11 kilometer dari jalan utama. Sekitar delapan kilometer dijangkau menggunakan mobil hingga Pemangku Binjai. Kemudian menggunakan jasa ojek sepeda motor untuk menuju Pemangku Bumirahayu.


Kunjungan kerja Bupati Pesisir Barat yang didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu, yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Jon Edwar bertujuan menyapa warga dan memberikan bantuan rehap pembangunan musala.


Bupati berharap masyarakat yang berada di pedalaman seperti di Pemangku Binjai dan Bumirahayu turut merasakan manfaat pembangunan yang selama ini bejalan. Seperti akses transportasi mulai dari pembukaan badan jalan, pembangunan badan jalan baik dalam bentuk hotmik atau rabat beton yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Bukan hanya itu, pemangku yang selama bertahun-tahun tak menikmati penerangan listrik PLN, kini sudah terang pada saat malam. Sebagian masih dalam proses pembangunan jaringan atau pemasangan tiang listrik dari PLN. Serta manfaat pembangunan infrastruktur lainnya.



"Ini bukan menyangkut tahun politik. Saya bekerja dengan tulus dan ikhlas. Masyarakat yang sudah merasakan manfaatnya karena itu memang hak masyarakat untuk menerimanya," ungkap Agus kepada masyarakat yang tak henti datang dan menyapa orang nomor satu di kabupaten itu.


Sebagai catatan, untuk pertama kali kendaraan roda empat bisa melintas menuju Pemangku Binjai, setelah rombongan bupati membuat jembatan darurat menggunakan papan dan kayu. (eva/inilampung.com).

LIPSUS