Disdikbud Pesibar Sosialisasi PJJ kepada Guru SD dan SMP
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Disdikbud Pesibar Sosialisasi PJJ kepada Guru SD dan SMP

INILAMPUNG
Jumat, 02 Oktober 2020

 Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud, Jon Edwar. Foto. Eva.


INILAMPUNG.COM, Pesisir Barat - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) secara marathon melakukan pembinaan terhadap para guru untuk mengefektifkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).


PJJ dengan sistem luar jaringan (luring) yang diterapkan selama pandemi Covid-19, itu masih banyak yang belum dipahami dengan baik oleh para guru tingkat sekolah dasar (SD) maupun menengah pertama (SMP).


"Sejauh ini PJJ menggunakan sistem luar jaringan (luring) belum dipahami dengan baik. Umumnya lebih mengarah ke dalam jaringan (daring) dengan memanfaatkan aplikasi komunikasi video call,"  ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud, Jon Edwar, Jumat (2/10/2020).


Dampaknya, menurut Jon, PJJ dengan menggunakan cara daring, acapkali dikeluhkan walimurid dengan berbagai keterbatasan dan faktor. Seperti keterbatasan jaringan internet di sejumlah tempat di Pesibar yang mengakibatkan murid kesulitan mengakses internet untuk melakukan kegiatan belajar. 


Belum lagi faktor orangtua harus mempunyai ponsel android dan selalu memenuhi kuota internet. "Kondisi tersebut jelas memberatkan orangtua," papar Jon.


Karenanya, kata Jon, untuk memastikan aktifitas belajar di masing-masing sekolah ditengah pandemi Covid-19 berlangsung efektif tanpa harus memberatkan walimurid. Dengan memberikan pembinaan kepada para guru tentang kegiatan belajar mengajar (KBM) ke depan secara luring.


"Ke depan, KBM di tengah pandemi Covid-19 dilaksanakan melalui luring, yakni dengan cara murid mengambil tugas di sekolah, dikerjakan di rumah, dan dikumpulkan di sekolah," kata Jon.


Namun demikian, pihaknya memberikan kewenangan kepada sekolah untuk menerapkan sistem belajar mengajar. "Sejauh ini ada sekolah yang membentuk kelompok belajar seperti satu kelompok yang berisi lima murid yang kemudian didatangi oleh guru untuk melangsungkan belajar mengajar," tukasnya.


Jon berpesan kepada seluruh sekolah untuk terus mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (Eva/inilampung.com)

LIPSUS