ITERA Gelar Pelatihan Printing 3D dengan MDMC Lampung
Cari Berita

Breaking News

banner atas

ITERA Gelar Pelatihan Printing 3D dengan MDMC Lampung

INILAMPUNG
Selasa, 20 Oktober 2020

INILAMPUNG.COM, Bandarlampung - Institut Teknologi Sumatera (ITERA)  menyelenggarakan Pelatihan Perakitan dan Penggunaan Printer 3D Kepada Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Lampung. Kegiatan ini diselenggarakan pada 18-19 Oktober 2020.

Printer 3D merupakan teknologi bagian dari Revolusi Industri 4.0 dalam bidang manufaktur dengan menggunakan prinsip otomasi, hemat biaya, dan kemampuannya untuk memfabrikasi struktur kompleks. Dalam masa pandemi Covid-19, sangat banyak inisiatif masyarakat dunia untuk memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) menggunakan Printer 3D.

“Kami bermaksud melakukan pelatihan perakitan dan penggunaan Printer 3D kepada pemuda di Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Lampung sehingga harapannya timbul jiwa atau inisiatif kewirausahaan dan sosial dalam bidang Printer 3D,” kata Dr Muhamad Fatikul Arif, Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Penjaminan Mutu Pendidikan ITERA, Sabtu (18/10).

Fatikul menyampaikan bahwa pelatihan perakitan dan penggunaan teknologi printer 3D kepada MDMC adalah sebagai respon tepat guna dalam pengadaan Alat Pelindung Diri (ABD) Covid-19 oleh tim yang secara langsung terlibat dalam penanganan pencegahan Covid-9 di lingkungan Muhammadiyah.

“Kami melihat bahwa pemuda merupakan potensi besar sebagai penggerak sosial dan ekonomi kemasyarakatan. Dengan adanya coaching clinic mengenai perakitan Printer 3D, pembuatan gambar 3D, dan penggunaan Printer 3D untuk memproduksi APD, diharapkan akan timbul salah satu inisiatif, baik dalam bidang sosial sebagai sukarelawan pemroduksi APD, maupun ekonomi yaitu terciptanya ide MDMC untuk membuat worausaha dalam bidang Printer 3D,” jelasnya.

Tujuan yang ingin dicapai dalam program pengabdian ini, lanjut dia, adalah untuk memperkenalkan teknologi 3D dalam prinsip kerja dan aplikasinya, pelatihan pembuatan desain mengunakan software CAD modeling, perakitan mesin printer 3D, pengoperasian dan pencetakan objek 3D mengunakan printer 3D.

“Harapannya, setelah PkM, peserta dapat Mandiri dalam mengoperasikan Printer 3D,” harap Fatikul.

Kemudian, Ketua MDMC Lampung, Ahsanal Huda merespons baik kegiatan pengabdian untuk para relawan MDMC dalam mengenal lebih jauh teknologi printer 3D.

"Diharapkan dengan kemampuan menggunakan printer 3D, relawan dapat membuat APD dan peralatan lainnya yang bermanfaat dimasa covid-19," jelasnya kepada inilampung.com.

Dalam kesempatan ini tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Progam Studi Teknik Material dan Teknik Mesin Institut Teknologi Sumatera menyerahkan satu printer 3D sebagai bentuk terimakasih kepada MDMC Lampung untuk dapat digunakan dalam berbagai aplikasi dan kebutuhan internal MDMC kedepannya.(zal/inilampung)

LIPSUS