Keluarga di 8 Rusun Dapat Bantuan 1,6 Ton Pisang dari Sunpride
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Keluarga di 8 Rusun Dapat Bantuan 1,6 Ton Pisang dari Sunpride

INILAMPUNG
Kamis, 01 Oktober 2020

 
Bantu pemenuhan gizi anak usia dini pada masa Pandemi Covid-19. Foto. Ist.


INILAMPUNG.COM, Jakarta - PT Sewu Segar Nusantara (SSN), produsen buah-buahan Sunpride, bekerjasama dengan Reachout Foundation dan Perhumas memberikan bantuan pisang dan jambu kristal kepada anak-anak usia dini di delapan rumah susun (rusun) di Jakarta.


"Bantuan itu bertujuan meningkatkan gizi dan imunitas tubuh anak-anak usia dini pada masa pandemi Covid-19," kata Head of Product Management (PM) & Marketing PT SSN, Luthfiany Azwawie.  


Luthfiany menyebutkan, sebanyak 1.6 ton pisang dan 2,4 ton jambu kristal diberikan kepada 2.000 orang, yang terdiri dari 500 anak-anak dan keluarganya. 


Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Luthfiany Azwawie kepada perwakilan orang tua dan anak PAUD  Surya Kasih. Disaksikan perwakilan Reach Out Foundation Cipto Rustianto, Wakil Sekretaris I Perhumas Indonesia Widi Nugroho dan Head of Integration and Communications GGF Indra Ardiyaanto di PAUD Surya Kasih, Rusun Pulogebang, Kamis (1-10-2020).  


Menurut Luthfiany, kandungan nutrisi buah-buahan sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang anak, buah pisang banyak mengandung vitamin B6 serta Guava Crystal yang memiliki kandungan vitamin C melimpah dan baik untuk mendorong sistem kekebalan tubuh anak. 


"Angka anak penderita Covid-19 di Indonesia tertinggi di ASEAN. Bahkan case fatality rate di Indonesia 9.1 persen tertinggi di Asia Fasifik. Untuk itu, kami berkomitmen untuk berperan serta meningkatan imunitas dan gizi anak-anak terutama dari keluarga tidak mampu,” ujarnya.


Kawasan rumah susun dipilih karena banyak kelurga yang bekerja  di sektor informal sehingga sangat terdampak pandemi Covid-19. Jadi kebutuhan gizi anak yang dapat meningkatkan imunitas tubuh, sulit terpenuhi.  


Selain itu, pendidikan anak usia dini tetap berjalan aktif dari rumah atau sistem daring, jadi bantuan ini sangat berarti untuk anak dan keluarga tersebut.  


“Kami memastikan bahwa pemberian kami, jatuh pada pihak yang sangat tepat, untuk itu rusunawa ini dipilih, karena anak-anak usia dini melakukan aktifitas belajar dirumah, dan aktif hingga pemenuhan gizi akan sangat berguna bagi mereka,” katanya.


Sementara Cipto Rustianto menyambut baik bantuan tersebut. Pemenuhan gizi adalah faktor utama dalam mewujudkan pengembangan anak usia dini yang holistik. 


“Kami memiliki visi, memberikan pendidikan dan pengembangan anak usia dini dari keluarga tidak mampu secara holistik, bukan hanya Pendidikan, pendampingan yang handal, namun juga pemenuhan gizi dan kesehatan sebagai penunjang utama tumbuh kembang anak," kata Cipto.


Reach Out Foundation meletakkan pendidikan dan pengambangan anak usia dini sebagai sarana pembentukan generasi bangsa. Karena semua yang kemampuan yang menjadikan anak bangsa kompetitif dibangun di PAUD.  


“Banyak yang mengira PAUD tidak memiliki peranan besar untuk pendidikan bangsa ini, padahal disinilah pembangunan fondasi kualitas terjadi, jadi kontribusi Sunpride ini memiliki nilai yang luar biasa, kami sungguh bersyukur,” lanjut Cipto. 


Sementara Widi Nugroho Sahib mengatakan Perhumas juga mendukung kegiatan sosial ini. Pada masa pandemi Covid-19, masyarakat sangat membutuhkan bantuan.


Delapan rusun di Jakarta yang memiliki pendidikan anak usia dini dibawah naungan Reach Out Foundation melalui PAUD Surya Kasih. Yaitu, di Rusun Komarudin, Cipinangbesar Selatan, Cakung Barat, Tiparcakung, Rawabebek, Pulogebang, Daanmogot dan Pinuselok. Rencananya dalam empat minggu secara bertahap bantuan didistribusikan melalui jaringan parenting  PAUD  SuryaKasih. (mfn/rls/inilampung.com).

LIPSUS