Penderita Liver di Ulokmukti, Luput dari Perhatian Pemerintah
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Penderita Liver di Ulokmukti, Luput dari Perhatian Pemerintah

INILAMPUNG
Kamis, 29 Oktober 2020

Rahmat Jailani terbaring di rumahnya yang didiami bersama putrinya, Meilian Wintang Lestari yang masih kelas lima SD. Foto. Eva.


INILAMPUNG.COM, Pesisir Barat - Meilian Wintang Lestari tetap semangat dan tabah merawat ayah kandungnya, Rahmat Jailani, yang menderita penyakit liver.


Gadis yang kini duduk di kelas lima sekolah dasar (SD), tak pernah mengeluh. Bahkan, Wintang mengantarkan sendiri ayahnya ke Rumah Sakit Umum Daerah di Liwa, Lampung Barat (Lambar), dengan angkutan umum.


Namun sayang, semangat dan ketabahan gadis kecil itu tidak memperoleh dukungan dan perhatian pemerintah. Padahal kehidupan keluarga ini memprihatinkan.


Anak dan anak ini selama ini menempati rumah di Blok D Pekon Ulokmukti Kecamatan Ngambur, Pesibar. Rumah berukuran enam meter persegi, berlantai tanah dan berdinding papan.


Selain bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp300 ribu per bulan, hingga saat ini Rahmat Jailani bersama anaknya belum sekalipun menerima bantuan lain dari pemerintah. Artinya, keluarga miskin tersebut nyaris tidak tersentuh peran-peran aktif pemerintah.


"Ya, sampai sekarang saya hanya mendapat bantuan BLT saja dan dari beberapa organisasi. Selain dari itu, belum ada," ucap Rahmat terbaring lemas ditempat tidurnya saat dikunjungi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pesibar, Agustiawan didampingi anggota PWI Pesibar, Kamis (29/10/2020).


Rahmat Jailani berharap Pemkab Pesibar bisa memberikan bantuan kepada keluarganya, terutama untuk membiayai pengobatan dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. (eva/inilampung.com).

LIPSUS