Sejumlah Pokdakan Pringsewu Terima Paket Bantuan Program Pemerintah
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Sejumlah Pokdakan Pringsewu Terima Paket Bantuan Program Pemerintah

INILAMPUNG
Selasa, 27 Oktober 2020

Direktur Produksi dan Usaha Budidaya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP RI Arik Hari Wibowo dan Bupati Pringsewu Sujadi. Foto. Tyo.


INILAMPUNG.COM, Gadingrejo--Sejumlah Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kabupaten Pringsewu menerima paket bantuan program prioritas nasional dari pemerintah.


Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Direktur Produksi dan Usaha Budidaya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Arik Hari Wibowo dan Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung Febrizal Levi Sukmana kepada Bupati Pringsewu Sujadi.


Penyerahan bantuan berlangsung Senin (26-10-220) di lokasi Pokdakan Minapadi, Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo. Dilanjutkan dengan menebar benih ikan di tempat yang sama.


Selanjutnya, paket bantuan diserahkan kepada masing-masing kelompok. Antara lain, Pokdakan Tinem Langgeng (berupa paket mesin pakan mandiri), Pokdakan Tunas Harapan (paket benih ikan nila untuk Minapadi dari BPBAT Sungai Gelam Jambi), Pokdakan Mitra Muda Mandiri (berupa paket pakan ikan dari BBPBL Lampung).


Lalu, Pokdakan Maju Baru (berupa paket bioflock lele dari BPBAT Sungai Gelam Jambi), Nurhadi (nelayan penerima Asuransi Nelayan Berjaya dari DKP Lampung), dan Pokdakan Ulam Tirta Asri (berupa paket budidaya ikan nila dari DAK Dinas Perikanan Pringsewu).


Arik Hari Wibowo mengatakan bantuan itu untuk mendukung program ketahanan pangan dan keberhasilan lingkungan. KKP RI juga telah mengembangkan sistem budidaya minapadi. 


"Keunggulan sistem budidaya minapadi, dapat meningkatkan produksi padi dari 2,61 ton perhektare pertahun menjadi 2,75 ton perhektare pertahun," ujarnya.


Sementara Sujadi mengungkapkan Kabupaten Pringsewu memiliki potensi lahan budidaya ikan sekitar 1.067 Ha dengan tingkat pemanfaatan 516 Ha (50%) dan puluhan embung serta delapan sungai dan yang paling besar adalah Way Sekampung. 


"Potensi hasil perikanan air tawar di Kabupaten Pringsewu rata-rata 8 ribu ton pertahun dengan komoditas ikan lele, patin, mas, nila dan gurame," jelasnya.


Selain itu, Kabupaten Pringsewu juga mempunyai kawasan minapolitan di Kecamatan Pagelaran. "Ke depan, kami berharap Pringsewu akan menjadi sentra ikan air tawar dan menjadi salah satu tempat pemasaran untuk semua jenis komoditas ikan, termasuk ikan laut," imbuh Sujadi. (tyo/rls/inilampung.com).

LIPSUS