Debit Air Nyusut, Telaga Gupit Pringsewu Jadi Tempat Wisata Panen Ikan
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Debit Air Nyusut, Telaga Gupit Pringsewu Jadi Tempat Wisata Panen Ikan

INILAMPUNG
Senin, 02 November 2020

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi menyaksikan even wisata panen ikan, di Telaga Gupit, Kecamatan Gadingrejo.


INILAMPUNG.COM, Pringsewu - Penyusutan debit air di taman wisata Telaga Gupit, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu membawa berkah bagi warga setempat.


Warga beramai-ramai datang ke obyek wisata yang berlokasi diantara Pekon (Desa) Mataram dan Pekon Tegalsari itu, tapi bukan sekedar untuk menikmati suasana alam.


Tua, muda, bahkan anak-anak turun ke telaga untuk menangkapikan menggunakan alat seadanya. Ada yang pakai jaring, serok, bahkan kain pajang yang difungsikan sebagai jaring. 


Suasan riuh, mewarnai aksi menangkap ikan di telaga tersebut. Wakil Bupati Pringsewu Fauzi yang datang ke lokasi, mengapresiasi kegiatan tersebut.


"Ini bisa menjadi potensi wisata yang menarik. Kita akan coba, menjadikan kegiatan ini sebagai even rutin tahunan. Nanti dikoordinasikan dengan dinas terkait dan pokdarwis (kelompok masyarakat sadar wisata) yang mengelola obyek wisata Telaga Gupit ini," kata wabup.


Meski demikian, wabup tetap mengimbau warga agar selalu menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19.


"Ingat, tetap  pakai masker, jaga jarak dan jangan berdesak-desakan," imbaunya. 


Ketua Pokdarwis Telaga Gupit Sugiyono mengatakan, pihaknya menetapkan tarif dan sejumlah aturan bagai warga perserta panen raya ikan itu.


"Unntuk tarif, kita tetapkan sesuai ukuran jaring yang digunakan, Rp20 ribu per meternya. Kalau pengunjung yang sekedar ingin menyaksikan, tidak dikenakan tarif masuk. Hanya biaya parkir kencaraan saja," kata Sugiyono.   


Dia melanjutkan, nantinya dana yang terkumpul dari kegiatan tersebut digunakan untuk membeli bibit ikan yang akan ditebar lagi di telaga tersebut.


"Dana yang terkumpul kita belikan bibit ikan untuk ditebar lagi di telaga saat debit airnya naik. Selanjutnya, tahun depan, saat debit air kembali berkurang, kita gelar lagi kegiatan seperti ini," jelasnya.


Dia berharap, kelak kegiatan panen raya itu bisa menjadi daya tarik sekaligus salah ikon wisata di Kabupaten Pringsewu.


"Mudah-mudahan ini bisa menjadi ikon wisata di Kabupaten Pringsewu yang kita gelar rutin tiap tahun. Karena itu, perlu dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh elemen maysarakat," harapnya. (tyo/inilampung.com).

LIPSUS