Dua Nelayan Pesibar Kembali Hilang, Pencarian Dilanjutkan Besok
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Dua Nelayan Pesibar Kembali Hilang, Pencarian Dilanjutkan Besok

INILAMPUNG
Jumat, 13 November 2020

Nelayan Jas Budaya (50) dan Syahrudin (47) serta proses penyelamatan. Kini, keduanya kembali dikabarkan hilang. Penjembut tak berhasil menemukan mereka di tengah laut. Foto. Ist.


INILAMPUNG.COM, Pesisir Barat - Dua nelayan Pesisi Barat yang sempat dikabarkan ditemukan di tengah laut, kembali hilang. Petugas yang menjemput mereka, kembali ke pelabuhan tanpa membawa pulang Jas Budaya dan Syahrudin.


Nelayan Jas budaya (50) warga Labuhan Jukung Pekon Kampungjawa dan Syahrudin (47) dari Pekon Asahan Kecamatan Karyapenggawa, hilang sejak Rabu (11-11-2020).


Pada Jumat (13-11-2020), pihak keluarga mendapatkan informasi, kedua nelayan itu selamat. Setelah bergantung kapal tangker asal Jakarta, kemudian diselamatkan kapal yang melintas.


Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan mengirimkan tim penjemput. Namun, sampai di tengah laut, tim tidak menemukan kedua nelayan. 


Informasi yang beredar yang berasal dari Basarnas, perahu penjemput nelayan berangkat menuju tengah laut sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, tak menemukan nelayan yang dicari.


Peratin Pekon Kampungjawa, Arief Mufti, mengatakan berdasarkan informasi yang diterima, kedua nelayan itu sebelumnya memang diselamatkan kapal dengan tujuan Jakarta. 


Ketika itu, keduanya ditawarkan untuk ikut ke Jakarta karena kondisi perahu yang digunakan nelayan itu tidak bisa berfungsi, terlebih kondisi gelombang laut yang tidak mendukung.


"Namun keduanya tidak bersedia ikut berlabuh ke Jakarta. Sehingga pihak kapal memutuskan untuk tidak membawa keduanya," katanya. Kedua nelayan itu memilih kembali ke Pesisir Barat lewat laut.


Sebelum meninggalkan kedua nelayan untuk kembali menaiki perahunya, kata dia, pihak kapal telah memberikan beberapa bekal makanan untuk kebutuhan keduanya. 


"Kedua nelayan itu, informasinya, tidak bersedia diajak berlabuh di Jakarta dan kemauannya sendiri memiliki kembali menaiki perahunya," katanya. 


Masyarakat nelayan di wilayah itu sejak sore tadi sudah mencoba menjemput ke lokasi. Tetapi sampai malam, tidak ditemukan. Nelayan penjemput pun akhirnya kembali menepi ke pantai Labuhan Jukung.


"Nelayan yang menjemput tidak bisa sampai ke lokasi. Selain titik lokasi kedua nelayan (hilang) itu cukup jauh, kondisi gelombang laut pun tidak mendukung," jelasnya.


Ditambahkannya, sejak kapal besar itu meninggalkan kedua nelayan tersebut, sampai saat ini pihaknya juga sudah hilang kontak kembali. Diperkirakan, kedua nelayan itu masih terombang-ambing di tengah laut. 


Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk bersama-sama melakukan pencarian. Mengingat posisi lokasi kedua nelayan itu sebelumnya berada di wilayah perairan Merpas, Bengkulu atau sekitar empat mil dari daratan.


"Informasinya pihak Basarnas Bengkulu juga  akan melakukan pencarian di wilayah perairan tersebut, dan nelayan maupun pihak terkait diwilayah ini juga akan kembali melakukan pencarian besok," katanya. (eva/inilampung.com)

LIPSUS