Kasus Covid-19 Naik Terus, RS Rujukan di Bandarlampung Penuh
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Kasus Covid-19 Naik Terus, RS Rujukan di Bandarlampung Penuh

INILAMPUNG
Selasa, 17 November 2020

INILAMPUNG.COM, Bandarlampung - Kasus positif Covid-19 di Provinsi Lampung terus bertambah secara signifikasn beberapa pekan terakhir. Dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, Kota Bandarlampung selalu terbanyak kasus positifnya setiap harinya.

Pada data Dinkes Provinsi Lampung, Senin (16/11), jumlah pasien positif Covid-19 di Lampung bertambah 46 orang, sedangkan dari Kota Bandarlampung terdapat 28 orang. Saat ini, Kota Bandarlampung telah masuk zona merah (risiko kenaikan kasus tinggi) dengan jumlah kasus konfirmasi positif yakni 1.351 orang, sembuh 595 orang, meninggal dunia 81 orang.   

Dari data yang diperoleh di Dinkes Provinsi Lampung, Senin (16/11), terdapat tujuh RS rujukan di Bandarlampung mulai penuh tempat tidur perawatan pasien Covid-19. Di antaranya, RSUD Dadi Tjorodipo, RS Bhayangkara, RS Imanuel, RS Immanuel, RS Graha Husada, dan RS Bumi Waras.

Tujuh RS rujukan Covid-19 di Kota Bandar Lampung tersebut menyediakan sebanyak 97 tempat tidur perawatan pasien. Dari jumlah itu, data menyebutkan sudah terpakai oleh pasien yang menjalani isolasi di rumah sakit.

Sedangkan RS yang masih menyisakan tempat tidur perawatan pasien Covid-19 yakni RSUD Abdul Moeloek Lampung, RS (swasta) Urip Sumohardjo, RS DKT (Detasemen Kesehatan Tentara). Ketiga RS tersebut, masih menyisakan tempat tidur RSUD Abdul Moeloek 10 tempat tidur, RS DKT 20 tempat tidur, dan Urip Sumohardjo 6 tempat tidur.

Dengan kasus tersebut, Pemkot Bandar Lampung berusaha untuk menggunakan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) milik Universitas Lampung (Unila). RSP Unila akan menyiapkan 20 kamar isolasi untuk pasien positif Covid-19 yang tidak bergejala mulai Senin (16/11). 

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli, pasien positif Covid-19 yang ditempatkan (dirawat) di RSP Unila khusus yang tidak bergejala atau orang tanpa gejala.

“Sedang dalam persiapan kekurangan di RSP Unila,” katanya, Senin (16/11).(rpb/inilampung)

LIPSUS