Malam Nanti, Puisi Cinta untuk Indonesia: Jangan Terlewatkan!
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Malam Nanti, Puisi Cinta untuk Indonesia: Jangan Terlewatkan!

bdy
Selasa, 10 November 2020



INILAMPUNG - Malam nanti, pukul 19.00 Puisi Cinta untuk Indonesia live di youtube Balai Pustaka Official. Lebih dari 20 publik figur akan meramaikan pembacaan puisi merayakan Hari Pahlawan tahun 2020.

"Malam ini! Jangan sampai terlewatkan!" pesan Happy Salma, produser disampingi sutradara Agus Noor dari Titimangsa Foundatuon, Selasa (10/11) siang.

Acara ini merupakan persembahan dari Balai Pustaka dan Titimangsa Foundation, tajuk acara Puisi Cinta untuk Indonesia.

"Acara ini akan berlangsung pada
Selasa, 10 November 2020
Pukul 19.00 WIB Live di YouTube Balai Pustaka Official. Gratis," ujar Happy lagi.

Menurur Agus Noor, Puisi Cinta untuk Indonesia malam nanti dipandu  oleh Wisi Mulia dan Achmad Fachrodji.

Tim kreatif yakni, Produser HAPPY SALMA
Sutradara AGUS NOOR
Pimpinan Produksi PRADETYA NOVITRI
Promosi BAGJA BAGHEA
Sinematografer MAWAN KELANA
Desainer Poster GANDHI SETYAWAN
Bumper Video REZA AHMAD
Tim Video Streaming MALAYA EVENT

TIM JAKARTA
Kameramen MAWAN KELANA
Offline HARIS, YUANIFAR
Penata Suara IKBAL
Runner CAGUR

TIM BALI
Kameramen ADITYA SUBIJA
Asisten Kameramen ANGGA

TIM YOGYAKARTA
Produksi IAN MUTEEX
Video GREGORIUS DANIEL SADEWA, VALENTINUS PEKTYA WIRI NAGATA
Audio YABES YUNIAWAN SAGRIM, ENDY BARQAH

TIM LAMPUNG
Djadin Production ARIEF MULYADIN, ARA NUGRAHA

Kegiatan ini didukung oleh BUMN, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BTN, PLN, PT. Kereta Api Indonesia (Persero), ASKRINDO Insurance, PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero), dan Pelindo III.

Penyair Isbedy Stiawan ZS saat mengambil video di Bukit Sakura, Kemiling.

Dari Sumatera
Penyair Lampung, Isbedy Stiawan ZS, ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Bahkan seniman berjuluk Paus Sastra Lampung, satu-satunya dari Sumatera.

"Alhamdulillah, mas Agus Noor telah memilih saya dari tokoh-tokoh hebat yang meramaikan acara itu," ujar Isbedy, Selasa (10/11).

Isbedy membacakan puisi "Sebuah Jalan". Puisi itu atas pilihan Agus Noor yang dimuat Basabasi.co, Yogyakarta. (zal/inilampung)

LIPSUS