Nanas dari Lampung Go Internasional
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Nanas dari Lampung Go Internasional

INILAMPUNG
Jumat, 13 November 2020

INILAMPUNG.COM, Bandarlampung  -Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi nanas mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Indonesia berhasil mengekspor 1,7 juta ton nanas. Kemudian meningkat pada 2018 menjadi 1,8 juta ton, dan pada tahun 2019 mencapai 2,1 juta ton.

Provinsi Lampung menjadi salah satu wilayah yang berkontribusi besar menghasilkan nanas. Sentra penghasil nanas terbesar pada 2019 adalah Lampung (699.243 ton), Jawa Timur (250.291 ton), Jawa Barat (228.600 ton). Sisanya dari Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Jambi, dan Riau.

Untuk Provinsi Lampung, daerah yang tercatat sebagai sentra penghasil nanas adalah Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Lampung Tengah.

Dalam kunjungan kerjanya, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendorong agar Nanas Subang yang diproduksi di Lampung mendunia.

"Kita harus dukung agar produksi Nanas Subang di Lampung semakin besar," ujar LaNyalla saat kunjungan kerja di Lampung, Kamis (12/11/2020).

Menurutnya, Lampung sebagai penghasil Nanas Subang terbesar saat ini harus mendapat dukungan pemerintah agar hasil produksinya semakin baik lagi.

LaNyalla meminta peran serta pemerintah daerah (pemda) untuk bisa meningkatkan hasil produksi tani buah nanas.

"Pemerintah daerah harus terus memberi pendampingan kepada para petani agar dapat meningkatkan volume dan kualitas produksi Nanas Subang," ujarnya.

Negara yang mengimpor nanas dari Indonesia adalah Amerika Serikat, Spanyol, China, Belanda, Singapura, Jepang, Argentina, dan Jerman untuk nanas olahan (kaleng). Sementara itu negara tujuan ekspor nanas segar adalah Uni Emirat Arab, Jepang, dan Saudi Arabia.(ant/inilampung)

LIPSUS