Pesibar FGD Program Smart Village Bersama Kadis PMDT Lampung
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Pesibar FGD Program Smart Village Bersama Kadis PMDT Lampung

INILAMPUNG
Kamis, 12 November 2020

Pjs Bupati Pesisir Barat Achmad Chrisna Putra dan Kepala Dinas PMDT Lampung Zaidrina. Foto. Ist.


INILAMPUNG.COM, Pesisir Barat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang program Smart Village.


FGD berlangsung di Ruang Batu Gughi Setda Pesibar, Kamis (12-11-2020). Dengan pembicara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung, Zaidrina.


Menurut Zaidrina, program Smart Village merupakan upaya pemerintah mengembangkan kawasan perkotaan baru (KPB). Untuk mendorong desa-desa menjadi cerdas, memahami potensi desa, dan memetakan apa yang menjadi nilai positif dari desa.


Program tersebut, menurut Zaidrina, membutuhkan dukungan seluruh dinas terkait. "Program ini bukan hanya menjadi kewajiban atau tanggung jawab suatu organisasi perangkat daerah (OPD) tertentu. Namun menjadi tanggung jawab bersama, seluruh OPD yang terkait dengan program tersebut," katanya.


Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Pesibar, Achmad Chrisna Putra, menyampaikan dukungan dan menyambut baik program Smart Village, Kawasan Pedesaan, Bumdesma yang akan dilaksanakan di Pesibar.


Karena itu, Chrisna meminta seluruh OPD yang terkait agar menindaklanjuti program teresbut.  Sehingga program Desa Berjaya Provinsi Lampung untuk menjadikan desa yang aman, berbudaya, maju, berdaya saing dan sejahtera dapat terwujud. "Kabupaten Pesisir Barat juga akan menjadi lebih maju," katanya. 


Bupati meminta kepada OPD terkait agar saling bersinergi dengan pemerintah pekon. Program ini juga membutuhkan dukungan dari masyarakat. Karena hasilnya juga untuk kesejahteraan masyarakat.


Hadir dalam FGD, peneliti dari Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan IIB Darmajaya, Bandarlampung. Juga hadir, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Nakertrans, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (PMP) dan perwakilan OPD di lingkungan pemkab setempat. (eva/inilampung.com).


LIPSUS