-->
Cari Berita

adsense google

Breaking News

Da-Di Menang Pilkada Lampung Timur, Zaiful-Sudibyo Siapkan Gugatan

INILAMPUNG
Selasa, 15 Desember 2020

INILAMPUNG.COM, Lampung Tengah - Pasangan Dawam Rahardjo-Azwar Hadi (Da-Di) telah memenangi Pilkada Lampung Timur 2020 jika dilihat dari rekapitulasi suara pada pleno KPU setempat, Minggu (13/12/2020).

Keputusan hasil pleno ini tertuang dalam surat keputusan KPU Nomor 1084/PL.02.6-KTP/1807/KPU-Kab/XII/2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada Lamtim 2020.

Hasilnya, Dawan Rahardjo-Azwar Hadi unggul dari dua lawannya. Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 3 itu mendapat perolehan suara sebanyak 210.606.

Pasangan nomor 2 Zaiful Bokhari dan Sudibyo mendapat suara 202.519. Kemudian, nomor urut 1 Yusran Amirullah dan Benny Kisworo memperoleh suara sebanyak 118.103.

Total jumlah suara sah di Pilbup Lampung Timur mencapai 531.228, sedangkan suara tidak sah mencapai 9.789. Total suara masuk mencapai 541.017

Zaiful-Sudibyo Gugat
Dengan hasil tersebut, pasangan Zaiful Bokhari-Sudibyo akan menggugat hasil Pilkada 2020. Pihak Zaiful-Sudibyo menduga ada politik uang.

Ketua Tim Kuasa Hukum Zaiful-Sudibyo, Benny Purbaya mengatakan politik uang diduga terjadi di 17 dari 24 kecamatan di Lampung Timur. Bukti-bukti dugaan politik uang itu pun disebut telah dilaporkan kepada pengawas pemilu di tingkat kecamatan.

"Temuan dugaan praktik politik uang telah kami laporkan ke Panwascam. Selebihnya akan kami jadikan laporan susulan atau pendukung," kata Benny dalam keterangan tertulis, Selasa (15/12/2020).

Benny pun meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menindaklanjuti laporan tersebut ke Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) sebagai bentuk pelanggaran dan pidana pemilu. Dia menyebut dugaan praktik politik uang itu telah mengotori pilkada yang seharusnya jujur dan adil.

Menurut Benny, kliennya juga sangat dirugikan karena banyak suara hilang. 

"Bila mereka dinyatakan terbukti menjalankan money politics maka mereka bisa didiskualifikasi dari kontestasi pemilihan kepala daerah," kata Benny.(dbs/inilampung)

LIPSUS