-->
Cari Berita

adsense google

Breaking News

29 ASN Pringsewu Terima Satyalancana Karya Satya dari Presiden

INILAMPUNG
Kamis, 21 Januari 2021

Bupati Sujadi didampingi Wabup Fauzi secara simbolis menyematkan pin tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 29 ASN di Pemkab Pringsewu.


INILAMPUNG, Pringsewu - Sebanyak 29 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pringsewu meraih penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI.


Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 29/TK/Tahun 2019 tentang penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya tertanggal 16 April 2019.


Kepala BKPSDM Pringsewu Ani Sundari menjelaskan 29 orang yang mendapat tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya merupakan ASN yang telah bekerja selama 30 tahun ada sembilan, 20 tahun ada delapan dan 10 tahun ada 12 penerima.


"Diantaranya Pembina Utama Muda Umi Kursiyati (selama 30 tahun), Pengatur Muhammad M Siddik (20 tahun) dan Penata Muda Tingkat Satu Miswati (10 tahun)," jelas Ani Sundari, di Aula Pemkab Pringsewu, Rabu (20-1-2021).


Penyematan tanda kehormatan secara simbolis dilakukan Bupati Pringsewu H Sujadi didampingi Wabup Fauzi dan Asisten Administrasi Umum Hasan Basri yang disaksikan sejumlah kepala OPD.


Bupati H Sujadi mengatakan, tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya tersebut, kalau dilihat secara fisik memang sangat sederhana. "Akan tetapi makna yang terkandung,  merupakan penghargaan yang sangat besar dari negara," kata dia.


Oleh karena itu, atas nama Pemkab Pringsewu, Bupati Sujadi memberikan penghargaan dan terima kasih atas pengabdian kepada para penerima tanda kehormatan tersebut.


Dia juga berharap semoga pin yang dikenakan menjadi penyemangat dalam meningkatkan karya dan kesetiaan kepada negara. "Yang jelas Tuhan tidak akan pernah lupa, dan negara juga tidak pernah absen untuk menilai pengabdian kita," ujarnya.


Bupati Sujadi juga mengingatkan seluruh ASN di Kabupaten Pringsewu agar tetap menerapkan prinsip 100-0-100, yakni 100 persen benar dalam perencanaan program, 0 persen tingkat kesalahan, dan 100 persen benar dalam laporan pertanggungjawaban.


"Untuk memperolehan WTP keenam nanti, semoga bapak dan ibu akan menjadi bagian penting dari pencapaian tersebut," harapnya.


Pada kesempatan tersebut, Bupati H Sujadi juga mengungkapkan Pemkab Pringsewu berhasil meraih peringkat ketiga se Indonesia dalam pencapaian Monitoring Centre for Prevention (MCP). 


MCP tersebut merupakan sarana informasi capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi yang dilaksanakan oleh seluruh pemerintah daerah di seluruh Indonesia. (tyo/inilampung.com).

LIPSUS