-->
Cari Berita

adsense google

Breaking News

Giliran Pengurus KONI dan Atlet di Pringsewu yang akan Divaksin Covid-19

INILAMPUNG
Rabu, 17 Maret 2021

Ketua KONI Kabupaten Pringsewu Dwi Pribadi.(tyo/inilampung)


INILAMPUNG, Pringsewu--Sekitar 80 orang, terdiri dari Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan pelaku olahraga di Kabupaten Pringsewu akan mengikuti vaksinasi Covid-19. 


Mereka antara lain terdiri dari unsur atlet, pelatih, pembina dan pengurus cabang olahraga, dan pengurus komite olahraga kecamatan (KOK). 


"Vaksinasi dilakukan pada Jumat 19 Maret 2021 di Puskesmas Kecamatan Pagelaran.," kata Ketua KONI Kabupaten Pringsewu Dwi Pribadi, Rabu (17-3-2021).


Menurut dia, vaksinasi tersebut bertujuan melindungi para pengurus KONI, atlet, pelatih dan pelaku olahraga dari Covid-19.


"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk melakukan vaksinasi Covid-19 bagi para atlet dan pelatih serta pelaku olahraga," katanya.


Menurut dia, sekitar 80 orang sudah terdaftar untuk divaksin di Puskesmas Kecamatan Pagelaran. Dwi mengaku sudah divaksin pada tahap pertama awal Februari 2021.


Perlindungan terhadap para atlet, pelatih dan pembina dinilai ajar sebab mereka juga mempunyai intensitas yang tinggi di luar. Sehingga perlu dilidungi agar tidak terpapar corona. "Vaksinasi dilakukan secara bertahap," jelasnya.


Dia juga meminta Dinkes Kabupaten Pringsewu agar dapat melakukan proses vaksinasi Covid-19 kepada atlit secara menyeluruh tanpa terkecuali.


"Dengan begitu, para atlet, pelatih, dan pengurus, tidak mudah terjangkit virus Covid-19. Diharapkan mereka dapat imun tubuh yang kuat, karena bakal melakukan mobilitas yang tinggi untuk bertanding disegala event,"ujarnya.


Dwi Pribadi menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pringsewu dan pihak terkait yang dinilai cepat tanggap untuk memvaksin para atlet dan pelaku olahraga.


Dia mengimbau kepada peserta yang akan divaksin harus menyiapkan dirinya dengan baik. "Jaga kesehatan dan jangan begadang jika mau di vaksin," pintanya. (tyo/inilampung.com).

LIPSUS