-->
Cari Berita

adsense google

Breaking News

Kumcer Ramadan Isbedy, Tawarkan Spiritualitas Islami

INILAMPUNG
Jumat, 30 April 2021

Buku Kumpulan Cerpen Isbedy Stiawan ZS 'Malaikat Turun Di Malam Ramadan'. (dok/inilampung)

INILAMPUNG.COM, Bandarlampung - Dan, senja tadi seorang ibu paruh usia muncul di depan pintu. Ia ingin membeli sebotol mineral ukuran besar dengan memberi uang Rp5 ribu. Tentu saja penjual yang hanya pelayan tak memberi karena uang itu tidak cukup. Mas Tohari segera meminta pedagang itu agar memberikan sebotol mineral itu pada ibu. "Ambillah, ibu. Saya yang bayar," kata Mas Tohari.

Penggalan cerpen "Sebotol Mineral" dalam kumpulan cerpen (kumcer) terbaru Isbedy Stiawan ZS, "Malaikat Turun di Malam Ramadan" menegasi karya-karya sastrawan Lampung ini menawarkan spiritualitas islami. Semangat ruhani amat kentara, misalnya, dalam cerpen berlatar di Ubud, Bali ini.

Ternyata mas Tohari tidak lupa bukan hanya membayarkan botol mineral untuk ibu yang fakir tersebut, melainkan uang untuk jajan berbuka puasa.

Akhirnya Mas Tohari memburu perempuan asing itu di kota yang baginya juga masih asing. Sementara kedua rekanny, aku, Marhalim, dan Wiratmadinata menunggu Mas Tohari yang tak kunjung kembali.

Cerpen absurditas ini diakui Isbedy terilhami saat di Ubud, dalam event sastra internasional. Ketiga rekannya yang dipinjam menjadi tokoh. "Tapi cerita di sini adalah fiktif. Benar saat itu pas Ramadan, dan ada seorang ibu ingin membeli mineral jelang berbuka puasa."

Kisah "Sebotolo Mineral" ini mendorong spiritualitas. Bagaimana kemudian tokoh Mas Tohari mengejar sang ibu yang tadi lupa - dan seharusnya! - ia beri uang juga untuk makan kala itu jika berpuasa.

Sebanyak 12 cerpen dalam buku ini berkisah Ramadan dan sedikit idul fitri. Cerpen-cerpen yang ditulis antara 2002 sampai 2018 tersebut cenderung mengusung sepirit kemanuasiaan. 

Isbedy menjelaskan, cerpen-cerpen dalam buku ini buah dari buruan Lukman Hakim Daldari yang merangkap editor. Buku ini diterbitkan Siger Publisher, 2021.

Cerpen karya Paus Sastra Lampung lainnya yang tidak kalah menarik, adalah "Batu Hitam Itu", "Si Pemabuk Itu Bertobat", "Mudik Ini, Ah, Jangan Terulang".

Bagi yang berminat, hubungi Isbedy di 0821 7852 2158.(zal/bdy/inilampung)

LIPSUS