-->
Cari Berita

adsense google

Breaking News

Mustafa Gugup Melihat Bunyana, Kakak Kandungnya Dihadirkan dalam Persidangan KPK

INILAMPUNG
Kamis, 22 April 2021

Mustafa, mantan Bupati Lampung Tengah (ist/inilampung)

INILAMPUNGCOM - Ketua DPW Partai Nasdem Lampung (non aktif) Mustafa kembali menjalani sidang Tipikor KPK, terkait korupsi yang dilakukan semasa menjabat Bupati Lampung Tengah.

Bekas orang kuat di Lampung Tengah itu, tampaknya tak kuasa melihat kehadiran saksi yang ternyata kakak kandungnya.

Dia pun meminta, agar saksi bernama Buyana untuk tidak diambil sumpah. Alasanya, tak tega melihat kesaksiannya.

Persidangan hari ini, Kamis 22 April 2021, digelar di PN kelas 1 Tanjungkarang, menghadirkan saksi seorang perempuan bernama Buyana, yakni kakak kandung Mustafa dan para pengurus elit PKB.

Ada 6 saksi yang dihadirkan. Salah satunya Bunyana, mantan Anggota DPRD Lampung Tengah. Bunyana kebetulan kakak kandung Mustafa.

Lalu, Purismono, juga mantan Anggota DPRD Lampung Tengah. Yudi Zamzami Idris, Mantan ASN Pemprov Lampung.

Lalu, ada lagi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ada Okta Rijaya (Mantan Sekretaris DPW PKB Lampung), Slamet Anwar ( Mantan Ketua DPD PKB Lamteng) yang saat ini masih Anggota DPRD Lamteng dan Saifuddin.

Ketua Majelis Hakim Efriyanto mencecar Bunyana atas kesaksian Mustafa.

"Saya tidak bersedia menjadi saksi karena mustafa adalah adik kandung saya," ujarnya.

Sementara itu, Mustafa justru tidak keberatan bila JPU KPK menjadi Bunyana saksi, namun ia keberatan jika diambil sumpah.

"Kalau ada keterangan yang JPU inginkan bisa ditanya seperti yang kemarin, ditanya tapi tidak disumpah," kata dia.

Akhirnya, Bunyana menjadi saksi tanpa disumpah terkait proses pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Mustafa juga meminta agar Bunyana yang menjadi saksi telekonferensi dari Lapas dapat meninggalkan sidang setelah memberikan keterangan. Hal ini masih dipertimbangkan oleh majelis hakim.

"Saya minta, Bunyana tidak perlu mengikuti sidang sampai akhir, karena saya sedih melihatnya," ujar Mustafa. ( faiza/rmol)

LIPSUS