-->
Cari Berita

adsense google

Breaking News

Mengenal Hary Indradjati, Akpol Terbaik dari Lampung

INILAMPUNG
Rabu, 14 Juli 2021

Ipda Hary Indradjati, S.Tr.K dan keluarga (ist/inilampung)

INILAMPUNG.COM, Bandarlampung - Hidup adalah pilihan. Dan setiap pilihan, butuh keberanian untuk mengambil keputusan. Pada sisi berani mengambil keputusan itulah, substansi dan awal lahirnya pahlawan.

Kalimat dan penegasan defenisi pahlawan itu yang sering diulang dalam dialog Seg-El, kakek dari Kal-El atau yang lebih dikenal kemudian sebagai Superman. Serial film Krypton, mendeskripsikan keputusan penting Kal-El untuk mengambil sikap, melawan kejahatan dan menyelamatkan planet. Superman kemudian dikenal sebagai superhero sepanjang massa.

Gambaran pentingnya mengambil keputusan itu, sama dengan sulitnya memilih meneruskan sekolah dimana? Yang kemudian menjadi bagian terpenting dalam sejarah hidup Ipda Hary Indradjati, S.Tr.K. 
Pasca lulus dari SMA Taruna, Magelang, Hary diketahui mendaftar ke dua sekolah yang paling banyak peminat. Yaitu STAN dan Akpol. Dua-duanya lulus. Banyak keluarga, termasuk ayahnya, Ahmad Syafei yang kini jadi Kepala Dishub Kabupaten Pesawaran, menyarankan masuk STAN dengan jurusan Bea Cukai itu. Namun semua keputusan diserahkan ke pribadi Hary.

Empat tahun lalu, salah satu paman Hary bahkan menyatakan kebanggaannya atas pilihan Akpol  itu. “Selamat ya, Dek! Om Cuma bisa berdoa, semoga ini langkah yang baik untuk masa depan Adek Hary. Semoga lulus Akpol dengan mendapatkan Adhi Makayasa.” 

Dukungan keluarga atas keputusan Hary yang memilih masuk Akpol dibanding STAN itu ditulis Febrian pada 5 Agustus 2017. Dan terbukti, predikat cum laude atau peringkat lulusan terbaik yang di Akpol disebut Adhi Makayasa, diraih Hery dan langsung diserahkan oleh Presiden Joko Widodo dalam acara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (13/7/2021). 

“Semua berkat doa dan dukungan banyak orang,” kata Hary di story usai upacara Praspa.

Selain meraih Adhi Makayasa, Ipda Hary Indrajati juga meraih tiga penghargaan lainnya. Yaitu Ati Tanggap Emas, Ati Tanggon Perunggu dan Karya Wira Nugraha Perunggu.
Hary Indradjati, merupakan lulusan SD Persit dan SMP Negeri 2 Bandarlampung, sebelum kemudian melanjutkan ke SMA Taruna Nusantara, Magelang.

Lahir dari pasangan Ahmad Syafei dan Utari, pada pada 23 September 1999, Hary Indradjati juga punya kakak kandung, Iqbal Arief yang menempuh pendidikan di sekolah kedinasan STMKG. Kedua kakak beradik itu, saling mensuport dan mendoakan di akun media sosial mereka.

Satu doa yang tinggal menunggu waktu untuk ijabah. Yaitu; “Om doain juga, semoga Adek Hary bisa jadi Kapolri, semoga lebih banyak memberikan manfaat bagi orang lain.” 

Termasuk doa dan harapan semua orang yang diungkapkan oleh Iqbal Arief pada Hary. “Perjalanan Adek masih panjang, tetap berprestasti di mana pun berada.”(*)

LIPSUS