-->
Cari Berita

adsense google

Breaking News

Berawal dari Hobi, Fitri dan Suaminya Bisnis Pot Terakota

INILAMPUNG
Kamis, 25 November 2021

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi mengunjungi tempat usaha perajin pot terakota atau pot berbahan tembikar.
 
INILAMPUNG, Pringsewu--Berawal dari hobi, kemudian muncul ide, dan akhirnya berkembang menjadi bisnis. Begitulah yang digeluti pasangan Sandhi Togar Sanjaya (31) dan Fitri Azizah (31), berbisnis pot terakota atau pot berbahan termbikar.

Menurut Togar, usahanya sudah berjalan satu setengah tahun. "Awalnya berjualan di rumah. Baru sekitar satu bulan kita memiliki workshop sendiri," jelasnya di tempat bisnisnya, @terakota.house di Jalan A.Yani, Sidoharjo, Pringsewu, Kamis (25-11-2021).

Togar mengungkapkan, sebetulnya awal ide ini berangkat dari hobi sang istri yang menyenangi tanaman hias. Ia sering melihat di media sosial, kemudian lambat laun tertarik dengan vas atau pot terakota.

"Setelah kita telusuri di Pringsewu ternyata belum ada yang menjual terakota. Pernah pula berkunjung ke beberapa pengrajin tanah liat di Pringsewu, tetapi keahlian mereka masih sangat terbatas, terutama untuk model dan desainnya," ungkapnya.

Saat mencoba membelinya secara online, lanjut Togar, istrinya pun ketagihan. Tetapi karena vas terakota ini cukup berat, ongkos pengirimannya menjadi mahal. Sehingga berinisiatif untuk berjualan produk serupa di Pringsewu, dengan memulainya mencari informasi tentang pengrajin tanah liat untuk diajak bekerja sama, baik lokal maupun luar daerah.

"Karena istri juga sibuk mengurus anak-anaknya yang masih kecil, dia mencoba berjualan dari dirumah. Dan, dari sinilah muncul ide untuk memberikan nama usahanya dengan nama @terakota.house," tuturnya.

Akhirnya suami istri itu gencar mempromosikan lewat media sosial dan mengedukasi agar orang mau beralih dari pot plastik ke tanah liat. Serta mengajak pembeli lewat sosial media bahwa pot terakota lebih unggul. "Juga baik untuk merawat tanaman maupun lingkungan. Harganya juga bisa dibilang costly,"jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, prospek usaha ini masih terbilang cukup baik. Hal tersebut disebabkan para penggemar tanaman hias yang sangat banyak dan tak akan ada habisnya.

Karena itu, ia berharap usaha ini tetap stabil dalam jangka waktu lama dan bahkan berkembang lebih modern mengikuti perkembangan zaman. Karena pot terakota, selain untuk media tanam tanaman hias bisa juga untuk dekorasi rumah dan taman.

"Cara kita untuk bertahan adalah dengan terus berinovasi. Kemudian menawarkan model terbaru dengan harga bersaing, menjalin hubungan baik dengan para pelanggan dan tidak menutup kemungkinan untuk menerima pesanan dari para pembeli jika mereka menginginkan model berbeda.

Kita akan coba mengkomunikasikan dengan para pengrajin agar mereka bisa mewujudkan keinginan para konsumen dan terus melakukan inovasi", ujarnya.

Selain itu, Togar juga mengharapkan bantuan serta dukungan pemerintah daerah untuk pengembangan lebih lanjut usahanya tersebut, diantaranya yakni promosi serta perluasan pasar.

"Termasuk memfasilitasi para pengrajin untuk mengikuti pelatihan-pelatihan agar lebih berkembang lagi, sehingga kerajinan tanah liat ini bisa terus dilestarikan dan menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan", harapnya.

Sementara Wakil Bupati Pringsewu Fauzi menyampaikan apresiasi atas usaha yang dilakukan Sandhi Togar Sanjaya dengan membuka usaha @terakota.house di Kabupaten Pringsewu.

Sebagai bentuk dukungan atas usaha yang dilakukan warganya tersebut, orang nomor dua di Kabupaten Pringsewu beberapa waktu lalu juga meninjau @terakota.house dan memberikan semangat.

"Saya berharap nantinya usaha ini tidak hanya maju dan terkenal di wilayah Pringsewu tetapi juga seluruh Provinsi Lampung dan bahkan Indonesia," harap Mas Fauzi sapaan akrabnya. (tyo).

LIPSUS