-->
Cari Berita

adsense google

Breaking News

Diluncurkan 100 Buku Puisi Peserta FSIGB 2022

Minggu, 18 September 2022



INILAMPUNG, TANJUNGPINANG -- Festival Sastra Internasional Gunung Bintang (FSIGB) 2022 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) berlangsung 24-27 September 2022.

Serangkaian FSIGB 2022 tersebut, diluncurkan 100 buku puisi para peserta. 

Dato Rida K Liamsi, penanggungjawab FSIGB, mengatakan, selain baca puisi, diskusi, acara ini juga ditandai peluncuran bersama 100 buku puisi.

Penyair Lampung, Isbedy Stiawan ZS, terbanyak menyertakan buku puisi pada peluncuran itu. 

Sebanyak 4 judul buku puisi Isbedy yang diluncurkan ialah Nuwo Badik dari Percakapan dan Perjalanan, Ketika Aku Pulang, Masuk ke Tubuh Anak-Anak, dan Mendaur Mimpi Puisi yang Hilang. 

Penyair Lampung lainnya, Agusri Junaidi, meluncurkan Sepotong Senja tak Hanyut oleh Hujan.

Berikut 100 buku puisi yang diluncurkan adalah

1. Hai Maha Wai karya Rida K Liamsi

2. Kembul Bujana Cinta: Gambuh R Basedo dan Rissa Churria

3. Catatan Kecil dari Negeri Bunga Tulip: L Surajiya

4. Bisikan Tanah Penari: Rissa Churria

5. Gergel: Salman Yoga S., dkk

6. Jelajah Kembara: Lily Siti Multatuliana

7. Pulang: Murparsaulian

8. Munajad untuk Palestin: Moh. Rosli Bakir, dkk

9. Lullaby Hotel: Irawan Sandya Wiraatmaja

10. Di Bawah Gumpalan Mega: Yatiman Yusof

11. Sepotong Senja tak Hanyut oleh Hujan: Agusri Junaidi

12. Memahat Doa: Rissa Churria, dkk

13. Lima Titik Nol: Rissa Churria dkk

14. Mendaur Mimpi Puisi yang Hilang: Isbedy Stiawan ZS

15. Sulaman Kata di Bawah Pohon Munggur 

16. Titik Koma: Sultan Musa

17. Di Hamparan Sajadah: Ade Prima Yulianis, dkk

18. Masuk ke Tubuh Anak-Anak: Isbedy Stiawan ZS

19. Lautan Taj Mahal: Husnu Abadi

20. Kita + (duh) - Kita: Marwanto

21. Pelarian Terakhir: Ngakan Made Kasub Sidan

22. Rahim Suci Bunda Sritanjung:  Samsudin Adlawi

23. Di Altar Catus Patta: Salman Yoga S., dkk

24. Mengeja Susuhing Angin: Gambuh R Basedo, dkk

25. Sampailah Pada Bait Terakhir: Yoevita Soekotjo

26. Sumur Umur: Nunung Noor El Niel

27. Daun-Daun Waktu: Irawan Sandhya Wiraatmaja

28. Nyanyian Hujan: Shafwan Hadi Umry

29. Pada Beranda Tetangga Kita Pernah Berkaca-Kaca: Nok Ir

30. Kasih Tertinggal di Bulang Linggi: Bambang Kariyawan YS

31. 75 Sajak: Nanang S Supriyatin 

32. Merdeka itu Luka: Yuanda Isha dkk

33. The Peace: Edrida Pulungan

34. Yang Lupa Pada Luka: Mohammad Lefand

35. Sindiket Sol-Jah : Saifull Izan Yahaya

36. Negeri Setuah Kata : Anggota Perruas Kepri

37. Runyam : Shobir Poer

38. Kali Mati : Tri Astoto Kodarie

39. Metaverse : Riri Satria

40. Laut dan Kembara Kata-Kata : Jazirah Sebelas

41. Menaksir Waktu : Marwanto

42. Maqam Gurindam : Jazirah Duabelas

43. Epoch : Yuanda Isha dkk

44. Lembayung di Perbatasan : Azizah Ak

45. Melipat Kata dalam Ribuan Musim : Jazirah Tigabelas

46. Panditogama : Shobir Poer

47. Perjalanan Sebuah Puisi : Marzuli Ridwan Al- bantany

48. Cahaya : Sriwati Haji Labot

49. Poets for Peace : 

50. Dibuang Sayang : Mazli Husma

51. Buatmu Bapak Ibu Guru : Mangatur Panjaitan

52. Selembar Daun Hening : Efendi Kadarisman

53. Emas Cinta Hendak Rasa : Abdul Kadir Ibrahim

54. Sabdatama Wayang Purwa : Gambuh R Basedo Dkk

55. Wasiat Botinglangi : 

56. Likes : Salman Yoga S

57. Jalan yang Dilalui : Siamir Maralafau

58. Ketika Aku Pulang: Isbedy Stiawan ZS

59. Merajut Harapan : Ainun Ahmad

60. Subang : Forum Beru Gayo

61. Angin Senja di Tepian Telaga : Sam Mohktar Chaniago

62. Minyak Goreng Memanggil: Isbedy Stiawan ZS, Mustafa Ismail (editor)

63. Angon Angin: Gambuh R Basedo

64. Kota-Kota yang Lebih Kau Cinta Daripada Aku: Muhammad De Putra

65. Diantara Cinta : 

66. Yang tak pernah selesai  : Yuanda Isha

67. Ibu Menanak Nasi Hingga Matang Usia Kami : Emi Suy

68. Diajaknya Cinta ke Rumah Mimpi Dia Pun Terlena di Tilam Janji : Amiruddin Ali

69. Catatan Buat Teman Setia : Awang Abdul Muis

70. Pesona Ilmu Pesona Cinta : Hamri Manopo

71. Luwak : Muhammad Ayub

72. Puisi ini Untukmu Sayang : Yuanda Isha dkk

73. Memberi Nama Rindu : Zamhir Arifin

74. Jejak Kembara : Roymon Lemosol

75. Secawan Kopi Rindu : Erman Zaruddin

76. Berangkatlah Kata-Kata : Asmariah

77. Progo 7 : Bambang Widiatmoko dkk

78. Kali ini Tidak Ada yang Mencari Cinta : Bambang Widiatmoko, dkk

79. Banteng Bersayap Kupu-Kupu : Musthamir Thalib

80. Titimangsa Lahirnya Peradaban Bangsa : Sam Mukthar Chaniago 

81. Lelaki Leihitu : Firman Wally

82. Sediakala : Antologi Siswa Tulang Bawang Barat

83. Kenikmatan dalam Tangis : Muhammad Ayyub, dkk.

84. Residu Rindu : Eni Penalamni

85. Ungkapan Pena Seribu Bait Cinta : Slamet Suryadi

86. Nuwo Badik dari Percakapan dan Perjalanan: Isbedy Stiawan ZS

87. Gurindam Rindu : Asrizal Noor, dkk

88. Perempuan yang Menyeduh Hujan : Yuanda Isha, dkk

89. Matahari Tak Lagi Terbit di Matamu : Tri Wulaning Purnami

90. Laut Buih : Abram TR

91. Mengenang Sang Penjaga Sastra, HB Jasin  : Komunitas HB Jasin

92. Kita Kita dalam Kata : Dalle Dalminto

93. Antologi Pantun, Wisudawan Umrah 2022 : Universitas Umrah

94. Pukau Petuah :  Hening Wicara

(zal/inilampung)

LIPSUS