INILAMPUNGCOM -- Kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) Ke-X Ormas MKGR yang semula dimulai Jum’at (29/8/2025) malam ini di Hotel Fairmont, Jakarta, akhirnya batal digelar.
Menurut Ketua Panitia Penyelenggara Mubes Ke-X Ormas MKGR, Dyah Roro Esti, pembatalan pembukaan Mubes ini didasari atas eskalasi situasi sosial politik yang beberapa hari terakhir terus meninggi, bahkan sampai ada korban jiwa.
"Ini bentuk rasa empati kami dari Ormas MKGR. Kami berduka cita sebesar-besarnya atas musibah yang menimpa Alm Affan Kurniawan. Tentunya, kami tidak ingin menyelenggarakan acara di saat kondisi sosial politik masyarakat sedang tidak baik-baik saja," kata Dyah Roro dalam keterangannya di Jakarta, Jum’at (29/8/2025) petang.
Sedari awal, lanjut Dyah, acara pembukaan Mubes Ke-X Ormas MKGR lebih menekankan pada kegiatan sosial.
Maksudnya? "Kita buat acara meriah tapi impact-nya bisa dirasakan langsung oleh rakyat, misalnya saja untuk acara pembukaan dihadiri oleh masyarakat dan anak-anak yatim untuk diberikan santunan," jelasnya.
Sementara Sekjen DPP Ormas MKGR Ilham Permana juga menyampaikan, pembatalan digelarnya Mubes ke-X Ormas MKGR ini murni dari perasaan Ormas MKGR terhadap kondisi yang terjadi di masyarakat saat ini.
"Tadi Ketua Umum DPP Ormas MKGR bersama kader Ormas MKGR juga sudah menyampaikan turut berduka cita atas adanya korban jiwa dalam peristiwa demonstrasi kemarin. Untuk itu, sebagai bentuk solidaritas, kami membatalkan acara pembukaan Mubes yang sudah dijadwalkan sejak satu tahun yang lalu, sampai batas waktu yang akan ditentukan," ujarnya.
Diketahui, hingga masa pendaftaran bakal calon ketua umum Ormas MKGR berakhir Rabu (28/8/2025) pukul 23.59 Wib, hanya ada satu calon yang mendaftar, yaitu Adies Kadir.
Hampir bisa dipastikan, salah satu wakil ketua umum DPP Partai Golkar itu akan didapuk memperpanjang masa kepemimpinannya hingga 2023 mendatang saat Mubes Ke-X digelar nantinya. (zal/inilampung)