-->
Cari Berita

Breaking News

Penghargaan Achmad Bakrie 2025, Hanan Rozak: Ruang Terhormat Bagi Karya Cipta dan Ilmuan

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Kamis, 28 Agustus 2025

 

Aburizal Bakrie dan Hanan A. Rozak saat bertemu diacara Malam pengumuman Penghargaan Achmad Bakrie 2025 di TIM, Jakarta (27/8/2025) (ist/inilampung)


INILAMPUNGCOM -- Malam puncak Penghargaan Achmad Bakrie (PAB) ke-21 tahun 2025 digelar megah di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Rabu malam (27/8/2025) 


Acara tersebut diinisiasi oleh pengusaha nasional asal Lampung, Aburizal Bakrie (ARB). Dia memberi penghormatan bagi sejumlah tokoh yang berjasa dari berbagai disiplin ilmu. Mereka yang diberikan label PAB, adalah orang-orang yang konsisten, memberi manfaat besar bagi kemajuan, baik secara keilmuan maupun karya lain.



Hanan Rozak, anggota DPR RI pemilihan Lampung  turut hadir dalam acara itu. Sebagai mantan Bupati, satu daerah dengan asal Aburizal Bakrie (Kabupaten Tulangbawang) -- Hanan menyebut, kesan positif terhadap ide dan gagasan keluarga besar Ahmad Bakrie. "Acara ini sangat menginspirasi anak muda," kata Hanan disela-sela acara.


Ajang tahunan yang sudah dihelat sejak 2003 ini menjadi wadah penghargaan bagi putra-putri terbaik bangsa yang dinilai konsisten, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia. 


"Penghargaan Achmad Bakrie tidak sekadar simbolis, melainkan bentuk apresiasi terhadap dedikasi luar biasa di berbagai bidang. Ilmuan, dan karya diberikan ruang secara terhormat oleh Pak Aburizal Bakrie," kata Anggota DPR RI, Hanan Abdul Rozak, yang hadir dalam acara itu, tadi malam.


Anindya Bakrie, mewakili keluarga besar Abrizal Bakrie memberi sambutan PAB 2025 (dok.vivanews)


Berikut adalah daftar penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXI 2025 beserta kontribusi penting mereka :


1. Muhammad Chatib Basri – Bidang Pemikiran Sosial

Dengan rekam jejak sebagai Menteri Keuangan serta Kepala BKPM, ia dikenal vokal menyuarakan kebijakan fiskal berbasis data dan pro-stabilitas ekonomi nasional.


2. Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama – Bidang Kesehatan
Tjandra Yoga Aditama adalah sosok yang menorehkan prestasi besar di bidang kesehatan, khususnya dalam menghadapi pandemi Covid-19. Sebagai mantan Dirjen Pengendalian Penyakit Kemenkes RI dan Direktur WHO Southeast Asia Regional Office, ia aktif dalam upaya pengendalian penyakit menular dan advokasi kebijakan kesehatan global.

3.Virgiawan Listanto “Iwan Fals” – Bidang Seni dan Budaya.
Nama Iwan Fals sudah melekat sebagai legenda musik Indonesia. Karya-karyanya bukan sekadar lagu, melainkan potret sosial yang menggugah kesadaran masyarakat lintas generasi. Melalui lirik-lirik jujur dan penuh kritik sosial, Iwan Fals menjadi simbol suara rakyat. Sejak era Orde Baru hingga kini, konsistensinya dalam berkarya menjadikan musik sebagai medium perlawanan, harapan, dan refleksi kebangsaan. Tidak heran, ia terpilih sebagai penerima penghargaan untuk bidang seni dan budaya.

4. Adi Rahman Adiwoso – Bidang Sains dan Teknologi
Pendiri PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Adi Rahman Adiwoso berhasil membawa Indonesia ke era baru konektivitas digital. Melalui peluncuran satelit Nusantara Satu, ia memperluas akses komunikasi hingga pelosok tanah air.

5..  Prof. Dr. Saparinah Sadli – Penghargaan Khusus 
Saparinah Sadli, tokoh pejuang hak asasi manusia dan kesetaraan gender. Sebagai Ketua pertama Komnas Perempuan, ia telah berjuang lebih dari lima dekade untuk memberikan ruang partisipasi setara bagi perempuan di Indonesia. (bim/dbs/inilampung)



LIPSUS