-->
Cari Berita

Breaking News

Bupati dan Wabup Bisa Jadi Tidak Tahu: 13 Randis Pemkab Lampura Dikuasai Pihak Lain

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Kamis, 20 November 2025

 Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis


INILAMPUNGCOM - Sikap tegas Bupati Lampung Utara (Lampura), Hamartoni Ahadis, dan Wabup Romli terkait penertiban aset daerah tampaknya benar-benar perlu dilakukan. Pasalnya, diam-diam banyak kekayaan daerah yang tidak jelas penggunaan dan manfaatnya. Yang bisa jadi Bupati dan Wabup tidak mengetahuinya.


Seperti 13 kendaraan dinas (randis) yang hingga saat ini masih dikuasai pihak ketiga. Padahal, masa pinjam pakainya telah kadaluarsa.


Mengacu pada Perda Kabupaten Lampung Utara Nomor: 6 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, diantaranya mengatur jangka waktu pinjam pakai barang milik daerah (BMD) paling lama lima tahun dan dapat diperpanjang satu kali.


Lalu, sebelum jangka waktu pinjam pakai berakhir, peminjam harus memberitahukan kepada Sekda selaku Pengelola BMD akan mengakhiri atau memperpanjang pinjam pakai.


Bagaimana faktanya? Hasil uji petik atas dokumen perjanjian pinjam pakai dan keterangan Kabid Pengelolaan BMD oleh tim BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, diketahui sebanyak 13 unit randis senilai Rp4.027.704.798 yang telah berakhir masa pinjam pakainya namun hingga saat ini masih dikuasai pihak lain. 


Terungkap fakta juga bahwa pemakai 13 unit randis Pemkab Lampura itu tidak pernah mengajukan permohonan perpanjangan jangka waktu pinjam pakai sebagaimana diatur dalam Perda Nomor: 6 Tahun 2018.


Berikut data 13 randis milik Pemkab Lampura yang masih dikuasai pihak lain tanpa kejelasan statusnya, mengutip LHP BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung Nomor: 23B/LHP/XVIII.BLP/05/2025 tanggal 22 Mei 2025:


1. OPD penanggungjawab: BPKAD. Nopol randis BE 2158 JZ. Masa berakhir pinjam pakai 22 Juli 2011. Harga perolehan Rp70.000.000.

2. OPD penangggungjawab: BPKAD. Nopol randis BE 2275 JZ. Masa berakhir pinjam pakai 12 April 2012. Harga perolehan Rp324.571.603.

3. OPD penanggungjawab: Dinas PMDT. Nopol randis BE 1983 JZ. Masa berakhir pinjam pakai 16 Desember 2017. Harga perolehan Rp213.030.000.

4. OPD penanggungjawab: Dinas SDABMBK. Nopol randis BE 9083 JZ. Masa berakhir pinjam pakai 12 November 2021. Harga perolehan Rp354.091.250.

5. OPD penanggungjawab: Kecamatan Abung Pekurun. Nopol randis BE 76 J. Masa berakhir pinjam pakai 11 November 2018. Harga perolehan Rp152.575.000.

6. OPD penanggungjawab: Sekretariat Daerah. Nopol randis BE 1005 JZ. Masa berakhir pinjam pakai 17 Februari 2022. Harga perolehan Rp402.850.000.

7. OPD penanggungjawab: Sekretariat Daerah. Nopol randis BE 1061 JZ. Masa berakhir pinjam pakai 23 November 2022. Harga perolehan Rp234.500.000.

8. OPD penanggungjawab: Sekretariat Daerah. Nopol randis BE 8007 JZ. Masa berakhir pinjam pakai 12 Desember 2022. Harga perolehan Rp376.318.500.

9. OPD penanggungjawab: Sekretariat Daerah. Nopol randis BE 1091 JZ. Masa berakhir pinjam pakai 13 Maret 2023. Harga perolehan Rp517.794.222,50.

10. OPD penanggungjawab: Sekretariat Daerah. Nopol randis BE 1076 JZ. Masa berakhir pinjam pakai 20 Maret 2024. Harga perolehan Rp514.794.222,50.

11. OPD penanggungjawab: Sekretariat Daerah. Nopol randis BE 1084 JZ. Masa berakhir pinjam pakai 20 Maret 2024. Harga perolehan Rp245.100.000.

12. OPD penanggungjawab: Sekretariat Daerah. Nopol randis BE 1082 JZ. Masa berakhir pinjam pakai 29 Desember 2024. Harga perolehan Rp457.080.000. 

13. OPD penanggungjawab: Sekretariat DPRD. Nopol randis BE 1953 JZ. Masa berakhir pinjam pakai 2 Oktober 2022. Harga perolehan Rp165.000.000.


Apa yang sudah dilakukan pemkab untuk menertibkan penggunaan aset daerah tersebut? Kabid Pengelolaan BMD saat diwawancara tim BPK mengaku, Pemkab Lampura melalui Sekda telah bersurat kepada pihak pemakai randis untuk segera mengembalikan kendaraan yang masa pinjam pakainya telah berakhir.


Sudahkah ke-13 randis itu kembali ke pemkab? Sayangnya, sampai berita ini ditayangkan belum didapat penjelasan dari Sekda Lampura. (kgm-1/inilampung)

LIPSUS