-->
Cari Berita

Breaking News

Pemkab Lampung Tengah Monitor Penyaluran BLTS di Rumbia dan Seputih Surabaya

Dibaca : 0
 
Jumat, 28 November 2025

 Wakil Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri monitor penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sosial (BLTS) di Kantor Pos Kecamatan Rumbia dan Kecamatan Seputih Surabaya. Foto: Ist.

INILAMPUNGCOM -- Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sosial (BLTS) di dua lokasi, yakni Kantor Pos Kecamatan Rumbia dan Kecamatan Seputih Surabaya, Jumat 28 November 2025.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri. Kehadiran pemerintah daerah secara langsung bertujuan memastikan proses distribusi BLTS berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai mekanisme.


Turut hadir dalam kegiatan monev itu Kepala Dinas Sosial Lampung Tengah Ari Nugraha Mukti, Camat Rumbia I Wayan Pancayasa, Camat Seputih Surabaya Eko Meidianto, Executive Manager Kantor Pos Metro Fabio Akbar, petugas penyalur, serta para penerima manfaat.


Wakil Bupati Komang menyampaikan bahwa total penerima BLTS di Lampung Tengah mencapai 74.745 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Ia berharap bantuan tersebut dapat benar-benar membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan penting.


 Wakil Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri monitor penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sosial (BLTS) di Kantor Pos Kecamatan Rumbia dan Kecamatan Seputih Surabaya. Foto: Ist.

“Mudah-mudahan bantuan ini tepat sasaran dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Kami mengimbau dana ini dipergunakan untuk kebutuhan yang bermanfaat dan produktif,” ujarnya.


Pada penyaluran BLTS di wilayah Kecamatan Bandar Surabaya, tercatat sebanyak 883 KPM yang menerima bantuan, yang berasal dari empat kampung di kecamatan tersebut. Penyaluran dilakukan melalui Kantor Pos sebagai mitra resmi pemerintah.


Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menegaskan bahwa kegiatan monev akan terus dilakukan pada tahap-tahap berikutnya untuk memastikan pelaksanaan BLTS tetap transparan dan akuntabel, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (**)

LIPSUS