-->
Cari Berita

Breaking News

PTPN I Raih Gold Rank in Accordance Category di Ajang ASRRAT 2025

Dibaca : 0
 
Minggu, 30 November 2025

Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris Handoyo mewakili manajemen menerima trofi dan piagam penghargaan yang diserahkan Chairman Board of Trustee NCCR Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro. Foto: Ist.


INILAMPUNGCOM -- PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I meraih penghargaan Gold Rank in Accordance Category pada ajang "Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT 2025)”. Awarding yang diselenggarakan National Center for Corporate Reporting (NCCR) bekerja sama dengan Institute of Certified Sustainability Practitions (ICSP) berlangsung di Bali, Jumat malam (28-11-2025). 

Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris Handoyo mewakili manajemen menerima trofi dan piagam penghargaan yang diserahkan Chairman Board of Trustee NCCR Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro.


Sebelum acara puncak penyerahan award, tim juri yang terdiri dari pakar berbagai disiplin ekonomi melakukan serangkaian kajian forto folio dari semua entitas yang mengikuti penilaian. Tim manajemen perusahaa juga diminta melakukan presentasi di depan tim penilai untuk menelisik setiap detail laporan dan metode yang dipakai dalam mengelola perusahaan.

Pada kesempatan presentasi, Direktur PTPN I Teddy Yunirman Danas tampil percaya diri. Dirut dengan basis profesi bankir ini mempresentasikan kinerja perusahaan dan model pelaporan keberlanjutan yang berkualitas. Teddy juga berhasil meyakinkan para panelis dari lembaga peniai tentang struktur laporan yang mudah dipahami dan memenuhi kaidah sustainability standar internasional.

Teddy secara sistematis menjelaskan laporan kinerja perusahaan yang solid, menunjukkan kinerja yang kuat dan melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) di sejumlah indikator penting. Dalam paparannya, Teddy menunjukkan tiga indikator utama soliditas kinerja. Yakni faktor penjualan (sales), pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (Ebitda), dan laba kotor (gross profit). Tiga indikator tersebut menunjukkan angka-angka positif.

Menurut Teddy, kinerja keuangan yang positif ini menunjukkan efisiensi operasional dan strategi bisnis yang tepat. Hal ini menjadi pondasi kuat bagi PTPN I untuk terus melaksanakan program-program keberlanjutan yang sejalan dengan inisiatif ASRRAT.

"Kami yakin bahwa kinerja finansial dan keberlanjutan adalah dua aspek yang saling mendukung. Dengan fondasi finansial yang kuat, kami akan semakin agresif dalam menjalankan program-program ESG, demi mewujudkan perusahaan agribisnis kelas dunia yang bertanggung jawab dan berorientasi masa depan," ungkap Teddy Yunirman Danas.

Menanggapi apresiasi dari NCCR dan ICSP kepada PTPN I dengan predikat Gold Rank in Accordance Category, Teddy merasa tersanjung. Ia menyatakan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan implementasi program keberlanjutan.

“Penghargaan Commendation for First Year Participation di ASRRAT 2025 ini merupakan validasi atas langkah awal dan keseriusan PTPN I dalam mengintegrasikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam seluruh operasional perusahaan. Kami berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada kinerja finansial, tetapi juga pada dampak positif yang kami berikan kepada lingkungan dan masyarakat,” ujar Teddy Yunirman Danas dalam forum tersebut.

Sementara itu, usai menerima award, Sekretaris Perusahaan Aris Handoyo, menekankan pentingnya transparansi dalam pelaporan keberlanjutan. Pencapaian ini, kata dia, adalah hasil dari komitmen seluruh insan PTPN I dalam menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas. 

"Penghargaan ASRRAT 2025 menjadi bukti bahwa Laporan Keberlanjutan kita telah memenuhi standar yang diakui. Ini akan menjadi pendorong bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan, menjadikan keberlanjutan sebagai budaya kerja yang terintegrasi di setiap lini bisnis PTPN I,” kata Aris Handoyo.

Soliditas Kinerja Keuangan

Chairman Board of Trustee NCCR Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menjelaskan pentingnya harmonisasi standar pelaporan keberlanjutan secara global. Ia menekankan bahwa perkembangan regulasi internasional seperti IFRS S1-S2, TCFD, GRI Standards, serta ASEAN Taxonomy, menuntut pengungkapan yang semakin terukur, terbandingkan, dan digunakan secara nyata oleh pemangku kepentingan.

Prof. Bambang menegaskan data yang kuat, konsisten, dan selaras dengan standar global, laporan keberlanjutan dapat menjadi alat strategis yang menunjukkan kesiapan organisasi menghadapi transisi ekonomi dan tantangan keberlanjutan. ASRRAT yang sudah berlangsung sebanyak 21 kali, kata dia, berperan penting sebagai mekanisme penilaian independen yang mendukung peningkatan kualitas laporan dari tahun ke tahun. Pada ASRRAT 2025 ini diikuti 82 perusahaan dan organisasi, yaitu 78 dari Indonesia (termasuk 3 entitas sektor publik) serta 4 entitas dari luar negeri. 

“Perusahaan perlu menyesuaikan diri dengan tuntutan global yang semakin terukur dan dapat diperbandingkan,” ujar Bambang yang berbicara sebagai keynote speech. (mfn/rls)

LIPSUS