-->
Cari Berita

Breaking News

Bandara Raden Inten II Layani Penerbangan Internasional Lagi: China Bakal Banyak Investasi

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Kamis, 08 Januari 2026

 

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal meninjau Bandara Raden Inten II, Kamis (8/1/2026) pagi. (ist/inilampung)

INILAMPUNGCOM - Mulai bulan Februari mendatang, Bandara Raden Inten II kembali resmi menjadi bandar udara internasional. Di awali dengan menerbangkan jamaah umrah di tanggal 2 Februari 2026.


Kamis (8/1/2026) pagi, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal didampingi beberapa pejabat Pemprov Lampung meninjau langsung kesiapan operasional Bandara Radin Inten II.


Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pelayanan dan fasilitas siap mendukung penerbangan internasional.


Bandara Radin Inten II dijadwalkan akan melayani penerbangan internasional perdananya pada 2 Februari 2026. Yaitu penerbangan jamaah umrah dengan rute Lampung - Haikou - Jeddah, bekerjasama dengan maskapai Hainan Airlines.


Gubernur Mirza mengatakan, kembalinya status internasional Bandara Radin Inten II merupakan langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan masyarakat Lampung.


Menurutnya, keberadaan penerbangan internasional akan mempermudah akses warga Lampung, khususnya jamaah umrah dan haji.


"Kami sangat berterimakasih atas kerja sama ini dan akan mendukung penuh agar rute penerbangan internasional dari Bandara Radin Inten II dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan," ujar Mirza.


Dituturkan, kebutuhan penerbangan internasional dari Lampung cukup tinggi. Setiap tahunnya, jamaah umrah asal Lampung mencapai sekitar 23 ribu orang, sementara jamaah haji mencapai lebih dari 7 ribu orang.


Selain itu, Lampung memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Sepanjang tahun 2025, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Lampung diperkirakan mencapai 22 hingga 23 juta orang, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara.


Gubernur Mirza menambahkan, Lampung juga menjadi salah satu daerah pengirim tenaga kerja ke luar negeri setiap tahunnya. Hal tersebut dinilai menjadi potensi trafik penerbangan internasional yang cukup menjanjikan.


"Lampung ingin terus maju dan tumbuh. Salah satu penopangnya adalah transportasi yang baik. Karena itu, kita ingin traffic penerbangan meningkat dan membuka lebih banyak rute internasional," sambungnya.


Mirza juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama dengan Hainan Airlines yang akan melayani penerbangan internasional dari Lampung.


Dijelaskan, Pemprov Lampung saat ini memiliki hubungan kerja sama sister province dengan Provinsi Shandong, Tiongkok. Kerja sama tersebut membuka peluang investasi dan peningkatan hubungan ekonomi kedua daerah.


"Ke depan, kami melihat akan banyak investasi dari China yang masuk ke Lampung. Ini tentu menjadi nilai tambah, baik bagi Lampung maupun bagi mitra dari China," ujarnya.


Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza dan rombongan meninjau kelengkapan fasilitas penunjang internasional, termasuk layanan Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ). (zal/inilampung)

LIPSUS