-->
Cari Berita

Breaking News

Bupati Lambar dan Rektor Itera Bahas Hibah Lahan

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Rabu, 07 Januari 2026

 

 Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menggelar pertemuan dengan Rektor Institut Teknologi Sumatera (ist/inilampung)

INILAMPUNGCOM - Bupati Lampung Barat (Lambar), Parosil Mabsus, menggelar pertemuan dengan Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) guna membahas perkembangan hibah lahan serta membuka peluang kerja sama strategis.


Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman pribadi Bupati Parosil di Bandarlampung, Selasa (6/1/2026) kemarin.


Hadir dalam pertemuan ini Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Kepala LPPM Itera, para dekan fakultas, termasuk Dekan Fakultas Teknologi Produksi dan Industri. Sementara dari Pemkab Lambar, Parosil didampingi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida).


Parosil. menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan langkah penting untuk memastikan proses hibah lahan berjalan dengan baik, tertib, dan memberi manfaat bagi masyarakat.


"Kami ingin memastikan seluruh proses hibah lahan berjalan sesuai aturan, transparan, dan yang paling penting tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Prinsipnya, semua harus dilakukan secara damai dan melalui musyawarah," ujar dia.


Salah satu topik utama yang dibahas adalah lahan seluas lebih dari 200 hektare yang dihibahkan oleh Universitas Brawijaya Malang. Dari total lahan tersebut, sebanyak 87 hektare telah rampung proses administrasinya di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan dan kini tinggal menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.


Sementara, sekitar 114 hektare lainnya akan kembali dilakukan survei dan verifikasi ulang, terutama terkait kelengkapan dokumen dan status lahan. 


Langkah ini, menurut Parosil, penting dilakukan agar ke depan tidak muncul persoalan hukum maupun sosial.


Menariknya, pihak Itera juga menyatakan tidak berkeberatan apabila sebagian lahan tersebut dimanfaatkan oleh Pemkab Lambar untuk pendirian Sekolah Rakyat. Bupati Parosil menyambut baik hal itu.


"Kami sangat mengapresiasi sikap terbuka dari pihak Itera. Ini menjadi peluang besar bagi Lampung Barat untuk meningkatkan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Parosil.


Dalam waktu dekat, Rektor Itera beserta jajaran direncanakan akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi lahan, sekaligus menggelar audiensi dengan masyarakat setempat. Kunjungan ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang harmonis serta memastikan seluruh proses dapat diterima oleh masyarakat.


Selain membahas persoalan lahan, pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang lainnya. Bupati Parosil berharap, jumlah mahasiswa Itera yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik di Lampung Barat dapat ditambah.


"Kami berharap, ke depan mahasiswa KKN dari Itera bisa lebih banyak lagi hadir di Lampung Barat, membantu masyarakat, sekaligus menggali potensi daerah yang kami miliki," ujarpnya.


Tak hanya itu, Pemkab Lambar juga menawarkan kerja sama pengelolaan gedung untuk kampus lapangan di Padang Dalom, pengembangan teknologi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, serta kolaborasi riset dan inovasi guna mendukung pembangunan daerah.


"Pertemuan ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah," tutur Parosil. (zal/inilampung)

LIPSUS