-->
Cari Berita

Breaking News

Koperasi Desa Terganjal Lahan: Gerai yang Oke Baru Belasan

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Rabu, 28 Januari 2026

 

Desain tampilan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). (ist/inilampung)

(Bagian II)


Membutuhkan waktu tidak sebentar untuk menyiapkan sarana prasarana Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Lampung. 


Apalagi, penyiapan lahan untuk dibangun gerai dan gudang, merupakan ganjalan paling serius. 


Menurut data yang dipaparkan Kodam XXI/Radin Inten dalam rapat koordinasi Selasa (27/1/2026) kemarin, target KDMP 4156 desa/kelurahan, jumlah lahan yang terverifikasi hanya 1566 dengan lahan yang tengah dibangun sebanyak 1476. 


Lalu berapa sebenarnya gerai KDMP yang sudah oke alias pembangunannya mencapai 100%? Sampai saat ini baru belasan. Tepatnya 11 gerai saja.


Dimana itu? Di wilayah Kodim 0421/LS sebanyak tujuh titik, di wilayah Kodim 0424/Tanggamus satu titik, dan tiga titik lainnya berada di wilayah Kodim 0429/Lamtim. 


Tentu saja kenyataan ini patut mendapat perhatian serius. Mengingat yang sejak jauh hari telah dilakukan groundbreaking terdapat 29 titik. 


Memang, ada beberapa bangunan gerai dan gudang KDMP yang telah memasuki fase finishing. Seperti di Pekon Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan. 


Pekerjaan pembangunan gerai dan gudang yang dimulai 31 Oktober 2025 dan berada di wilayah kerja Kodim 0427/WK -tepatnya Koramil 427-07/Banjar Agung- ini telah 93,95%.


Sedangkan bangunan di Desa Sri Numpi, Kecamatan Bumi Agung, Way Kanan, tinggal pemasangan sepandek atap.

Tampilan gudang KDMP. (ist/inilampung)


Begitu pula pembangunan gerai dan gudang di Desa Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pekerjaan yang dimulai 11 November 2025 itu kini progresnya 88,35%.


Apalagi kekurangan bangunan gerai dan gudang KDMP di wilayah kerja Kodim 0412/LU -tepatnya Koramil 412-01/TBT- itu? Tinggal merapikan pengecatan dinding, penyelesaian kamar mandi, pemasangan keramik, dan pemasangan instalasi listrik.


Sementara di wilayah Kodim 0410/KBL, gerakan mewujudkan gerai KDMP terus diseriusi. Seperti yang dilakukan Koramil 410-02/TBS. Mengajak warga Kelurahan Pesawahan bergotongroyong menyiapkan lahan seluas 25 x 50 m2 yang berlokasi di belakang kantor PT Wahana Raharja.


Untuk diketahui, lahan yang akan dibangunkan gerai dan gudang KDMP ini merupakan aset Pemprov Lampung. 


Begitu juga di wilayah Kabupaten Pesawaran. Menurut penelusuran, pada bulan Februari 2026 nanti baru ada beberapa gerai dan gudang yang siap. 


Saat ini, jajaran TNI AD di Lampung yang "menukangi" program KDMP tengah bekerja serius untuk mewujudkan gerai dan gudang. Meski ada dua kendala serius: penyiapan lahan dan ketersediaan material yang terbatas, juga kendala cuaca.


Untuk mengatasi "keterlambatan" atau kendala yang ada, Kodam XXI/Radin Inten telah memiliki solusinya. Yaitu:


1. Melaksanakan rapat koordinasi dengan Gubernur, Kepala Dinas Koperasi & UKM, serta para Dandim, Sekdakab/kota, serta dinas terkait.

2. Membentuk tim percepatan pembangunan KDMP.

3. Menyiapkan struktur rangka atap modular.


Yang jelas, seperti kata Kepala Dinas Koperasi & UKM Provinsi Lampung, Evie Fatmawaty: "Yang penting ada kemauan", begitulah bisa cepat atau tidaknya penyiapan gerai dan gudang KDMP secara keseluruhan terwujud di Lampung.


Karena semua tahu; ratusan miliar rupiah telah disiapkan untuk program KDMP ini. (habis/zal/inilampung)

LIPSUS