![]() |
Evakuasi korban tenggelam di Pantai Mandiri Pesisir Barat yang ditemukan setelah tiga hari pencarian di Pantai Tanjung Setia. Foto: Ist. |
INILAMPUNGCOM -- Setelah tiga hari pencarian, korban tenggelam di Pantai Mandiri, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung berinisial RW (29), ditemukan pada Senin 5 Januari 2026.
Jenazah korban ditemukan berjarak sekitar 10 mil dari lokasi awal kejadian, di Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama NOP (35) sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, saksi tengah memancing seorang diri menggunakan perahu jukung bermesin 15 PK di perairan Rumpon Tambak Balak Biha, sekitar 10 mil dari bibir Pantai Tanjung Setia.
Saksi melihat telapak kaki korban berwarna putih tampak muncul ke permukaan laut, sementara bagian tubuh lainnya masih berada di dalam air dan belum mengapung. Setelah mendekat untuk memastikan, saksi kemudian mengangkat tubuh korban ke atas perahunya dan segera melaporkan temuan tersebut kepada tim gabungan Polres Pesisir Barat.
Menerima laporan itu, tim yang dipimpin Kabag Ops Polres Pesisir Barat Kompol Rohmadi, langsung bergerak menuju lokasi penemuan jenazah.
Mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, Kapolsek Pesisir Tengah Kompol Hadly Nasution, mengatakan pihaknya segera melakukan penanganan setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami menerima informasi adanya penemuan korban tenggelam di wilayah Pantai Tanjung Setia. Tim Polres Pesisir Barat langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi di Puskesmas Krui Selatan, jenazah dipastikan merupakan RW (29), warga Kelurahan Kali Balangan, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Pantai Mandiri.
Kondisi tubuh korban saat ditemukan masih utuh namun telah mengalami pembengkakan. Petugas tidak menemukan tanda-tanda luka maupun indikasi kekerasan.
Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke kediamannya di Desa Kali Balangan, Kabupaten Lampung Utara, menggunakan ambulans Puskesmas Krui Selatan. (Eva)

