![]() |
| Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana (ist/inilampung) |
INILAMPUNGCOM - Hari Rabu (7/1/2026) ini Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mendadak menggeser posisi empat pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II.
Langkah dadakan Eva ini membuat gempar jajaran pejabat dan pegawai Pemkot Balam. Pasalnya, keempat pejabat eselon II yang digeser belum lagi satu tahun menjalankan tugasnya.
Siapa saja keempat pejabat eselon II yang mendadak digeser dari posisinya? Berikut datanya sebagaimana dikutip dari heloindonesia.com:
1. Yusnadi menjadi Plh Kepala Bapenda.
2. Budi Ardianto mengisi posisi yang ditinggalkan Yusnadi. Menjadi Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
3. Zaki Irawan terpental dari kursi bos BPKAD, kini Plh Kepala Kesbangpol.
4. Desti Mega Putri menjadi Plh Kepala BPKAD.
Menurut catatan inilampung.com, Yusnadi bukan orang baru di Bapenda Kota Bandarlampung. Sebelumnya ia pernah menjabat plt juga. Kembalinya mantan Kepala Dinas Perkim ini ke jabatan lamanya di Bapenda diharapkan membawa angin segar untuk meningkatkan realisasi pajak.
Beberapa sumber di lingkungan Pemkot Bandarlampung yang dihubungi inilampung.com Rabu (7/1/2026) pagi, membenarkan adanya rolling dadakan tersebut.
"Bunda menilai tata kelola keuangan dan pendapatan kurang maksimal, maka dilakukan rolling. Jadi ini murni terkait dengan pekerjaan, bukan karena ada hal-hal lain," ucap seorang kepala OPD melalui telepon.
Sumber lain menjelaskan, digesernya pejabat penting di BPKAD diduga ada persoalan keuangan yang tidak dapat diamankan.
"Inti geser-geseran ini kan ngamanin urusan keuangan aja. Memang krusial kalau nggak cepet diambil langkah oleh Bunda," ucap dia.
Sampai berita ini ditayangkan belum didapat informasi valid mengenai persoalan keuangan hingga Eva mementalkan Zaki ke Kesbangpol. (kgm-1/inilampung)


.jpeg)