![]() |
| Sekdakab Lambar, Nukman,ememecahkan kendi ke Bus DAMRI menandai beroperasinya layanan transportasi umum, Selasa (6/1/2026) pagi. (ist/inilampung) |
INILAMPUNGCOM - Kabar baik yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Masyarakat Lampung Barat (Lambar) kini bisa menikmati layanan transportasi umum yang lebih terjangkau dan nyaman.
Bus Perintis DAMRI resmi beroperasi melayani trayek Liwa – Danau Ranau Lumbok Seminung atau Pasar Tematik. Hal ini membuka akses baru menuju kawasan wisata unggulan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat setempat.
Peresmian operasional bus DAMRI ini dilakukan Sekdakab Lambar, Drs. Nukman, MM, mewakili Bupati Parosil, di Terminal Pasar Liwa, Selasa (6/1/2026) pagi.
Launching ditandai dengan pemecahan kendi ke plat bus DAMRI sebagai simbol dimulainya layanan secara resmi.
Selain trayek baru Liwa – Lumbok Seminung, Bus DAMRI Perintis juga melayani dua trayek lainnya, yakni Liwa – Kebun Tebu – Tugu Soekarno dan Liwa – Krui – Bandara Taufik Kiemas – Tanjung Setia – Biha di Kabupaten Pesisir Barat.
Untuk saat ini terdapat enam unit bus yang melayani tiga trayek tersebut, dengan masing-masing trayek dioperasikan oleh dua bus pulang pergi (PP).
Seluruh bus DAMRI berangkat dari Terminal Pasar Liwa dengan jadwal pagi pukul 07.30 hingga 07.45 WIB dan siang pukul 13.00 WIB, termasuk untuk perjalanan kembali.
Tarif yang diberlakukan pun sangat terjangkau, yaitu Rp15.000 untuk trayek Liwa – Lumbok Seminung, Rp25.000 untuk Liwa – Kebun Tebu – Tugu Soekarno, dan Rp20.000 untuk Liwa – Biha Kabupaten Pesisir Barat. Tarif ini berlaku untuk trayek lintasan jauh/dekat diberlakukan sama.
Perwakilan dari masyarakat sekaligus pengurus DAMRI, Sarno, menyampaikan terima kasih atas hadirnya layanan ini.
Ia menilai, jalur perintis DAMRI sangat membantu masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, peluncuran trayek Liwa – Lumbok Seminung menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya akses transportasi umum menuju kawasan Pasar Tematik dan pariwisata Lumbok Seminung dibuka secara resmi.
Ia berharap trayek baru ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat dan mampu mendorong perkembangan pariwisata daerah.
Sekdakab Nukman, menyatakan kehadiran Bus Perintis DAMRI merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah.
Ia berharap layanan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan memberikan dampak langsung terhadap pergerakan ekonomi, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta akses menuju pendidikan, layanan kesehatan, dan pusat pemerintahan.
Disampaikan bahwa trayek DAMRI yang melintasi berbagai wilayah strategis juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Lampung Barat, khususnya destinasi yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi. (zal/inilampung)


