-->
Cari Berita

Breaking News

PKH Lampung Gelar Rakor di Aula Dinsos

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Kamis, 15 Januari 2026

 16 Ketua Tim (Katim) Provinsi dan Kabupaten/Kota Program Keluarga Harapan (PKH) se-Lampung melakukan rapat koordinasi perdana tahun 2026


INILAMPUNGCOM - Sebanyak 16 Ketua Tim (Katim) Provinsi dan Kabupaten/Kota Program Keluarga Harapan (PKH) se-Lampung melakukan rapat koordinasi perdana tahun 2026, bertempat di Aula KH Ahmad Hanfiah, komplek Kantor Dinas Sosial Provinsi Lampung, Kamis (15/1/2026). 


Hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi beserta Sekretarisnya Maria Tamtina, Kabid Linjamsos Irianse Enha Yunita, Katim Provinsi PKH Lampung Slamet Riyadi dan 15 Katim PKH Kabupaten/Kota se-Lampung.


Dalam sambutanya, Aswarodi mengucapkan selamat atas dikukuhkannya SDM PKH Provinsi Lampung menjadi ASN PPPK Kementerian Sosial RI serta terpilihnya 16 Katim PKH se-Provinsi Lampung. 


"Semoga kedepan kinerja PKH Lampung menjadi lebih baik lagi," harap Aswarodi. 


Dikatakan Aswarodi, sebagaimana arahan Gubernur di berbagai kesempatan, PKH adalah program nasional Presiden Prabowo Subianto yang memiliki peran strategis dalam mengakselerasi perubahan kondisi sosial dan ekonomi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH menuju keluarga aejahtera/berdikari.


"Pemerintah Provinsi Lampung sangat mendukung program ini dan memberikan harapan agar implementasi PKH memberikan kontribusi pada penurunan angka kemiskinan di Provinsi Lampung," tegas Aswarodi.


Sementara, Katim Provinsi Lampung, Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindaklanjut kegiatan retret Katim PKH se-Indonesia pada 22 – 24 Januari 2026 di Jakarta. 


"Alhamdulilah, 15 Katim Kabupaten/Kota hadir dalam kegiatan ini dan menghasilkan empat rumusan pokok program kerja prioritas untuk tahun 2026," ucapnya.


Empat program kerja tersebut meliputi;

1. Penguatan peran pendamping sosial PKH.

2. Kewirausahaan dan percepatan graduasi bagi KPM PKH.

3. Perluasan akses pendidikan dasar melalui Sekolah Rakyat dan perluasan akses pendidikan tinggi melalui Gerakan Ayo Kuliah (GAK) bagi anak KPM PKH.

4. Optimalisasi bisnis proses PKH.


Menurut Slamet, jumlah penerima PKH se-Lampung pada tahap 4 tahun 2025 berjumlah 404.326 KPM. Dengan jumlah penerima terbesar di Kabupaten Lampung Timur yaitu 55.975 KPM dan terkecil di Kota Metro yaitu 5.794 KPM. 


“Untuk target graduasi, sejauh ini pendamping sosial PKH se-Lampung telah berhasil mengidentifikasi dan melakukan input pada aplikasi SIKS-NG sebanyak 4.302 KPM Potensial untuk mendapatkan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) per-Agustus 2025. Jumlah ini sangat berpotensi meningkat. Semoga ditahun 2026, usulan tersebut dapat direalisasikan oleh Kemensos RI," urai dia. (zal/inilampung)

LIPSUS