INILAMPUNGCOM - Hari Sabtu yang semestinya menjadi hari libur dari urusan pekerjaan, tidak dinikmati dengan "leyeh-leyeh" oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal maupun Wagub Jihan Nurlela.
Duet pemimpin muda yang 20 Februari nanti tepat setahun menjabat Gubernur - Wagub Lampung itu, pada hari Sabtu (31/1/2026) ini justru tetap berkegiatan terkait pekerjaan dan tugasnya.
Ngapain aja kedua petinggi Pemprov Lampung itu? Mengacu pada Agenda Harian Gubernur Lampung, Sabtu 31 Januari 2026, Gubernur Mirza siang nanti bertemu dengan para tokoh Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) se-Provinsi Lampung.
Diagendakan pukul 14.00 WIB, KTNA Provinsi Lampung mengadakan kegiatan pelantikan pengurus periode 2026-2031 di Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan), Natar, Lampung Selatan.
Pada acara pengukuhan kembali Ir. Hanan A Rozak, MSi, sebagai Ketua KTNA Provinsi Lampung periode 2026-2031 yang juga dihadiri Ketua Umum KTNA Nasional, Mohammad Yadi Sofyan Noor, tersebut Gubernur Mirza bukan hanya menyampaikan sambutan.
Ia juga akan berdialog dengan para tokoh KTNA se-Lampung dan melihat produk serta hasil pertanian yang dipamerkan.
Tentu Gubernur Mirza tidak sendirian bertemu dengan para tokoh tani nelayan andalan. Beberapa pejabat dari Forkopimda, juga Kadis KPTPH Elvira Umihanni, dan Kadis Perikanan & Kelautan Liza Derni, turut mendampingi.
Sementara Wagub Jihan pada pukul 11.00 WIB berada di Lantai III Balai Keratun Komplek Kantor Gubernur di Telukbetung.
Wagub berlatarbelakang pendidikan dokter ini akan berbicara spesifik mengenai penyakit kanker dan penanganannya.
Hal itu karena ia menghadiri acara pelantikan pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Wilayah Lampung periode 2025-2030.
Dan karena Wagub Jihan tetap berkegiatan di hari libur, maka beberapa pejabat hadir juga pada acara ini.
Mulai dari perwakilan Forkopimda, Kadis Kesehatan Darwin Rusli, Kadis PP & PA Hanita, Kadis Koperasi & UKM Evie Fatmawaty, Kepala Dispora, Kadis Perpustakaan & Kearsipan, Kadis Nakkeswan Lili Mawarti, Direktur Utama RSUDAM Imam Ghozali beserta jajarannya, pun Direktur Rumah Sakit Jiwa, dan Direktur RSUD Bandar Negara. (zal/inilampung)


