-->
Cari Berita

Breaking News

Komisi XII DPR Dukung Swasembada Energi: Laporan Tambang Ilegal Ditindaklanjuti

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Jumat, 20 Februari 2026



INILAMPUNGCOM --- Komisi XII DPR RI hari Jum'at (20/2/2026) ini melakukan kunjungan kerja reses masa sidang III tahun sidang 2025–2026 dalam rangka pengawasan langsung terhadap pengelolaan sektor energi dan lingkungan hidup.
Dalam kunker reses ini Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, bertindak selaku pimpinan rombongan, disertai beberapa anggota Komisi XII lainnya.

Pada kegiatan bersama Pemprov Lampung yang digelar di Hotel Radisson, Bandarlampung, hadir Sekdaprov Marindo Kurniawan, Kepala Dinas ESDM Febrizal Levi Sukmana, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas KPTPH, Dinas Perkebunan, Diskominfotik dan Statistik, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lampung, Ahmad Iswan A Caya, Sekretaris DPRD Descatama Paksi Moeda, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Saat menyampaikan sambutan, Wakil Ketua Komisi XII, Putri Zulkifli Hasan, mengungkapkan, PT Pertamina EP berencana melakukan survei seismik 2D di Provinsi Lampung mulai Juni 2026 hingga awal 2027. Survei ini merupakan bagian dari tahapan awal eksplorasi potensi migas.

“Kita berharap, semuanya berjalan baik. Kalau nanti ada manifestasi, bisa dilanjutkan ke tahap eksplorasi. Kunjungan ini bagian dari fungsi pengawasan Komisi XII sekaligus dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi dan peningkatan lifting migas nasional,” ujar Putri.

Ia menilai, Lampung memiliki potensi besar dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT), khususnya panas bumi. Berdasarkan data Pemprov Lampung, kontribusi EBT di daerah ini mencapai sekitar 36 persen.

“Sebagian besar berasal dari panas bumi. Di Lampung banyak pembangkit listrik geothermal, seperti di Danau Ranau, dan beberapa wilayah lain. Ini sangat potensial dan tentu berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Putri Zulkifli Hasan yang mentas di Senayan dari Dapil Lampung I.

Diegaskan, Komisi XII memiliki komitmen kuat dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan energi dan perlindungan lingkungan hidup.
“Kami mendorong ketahanan energi berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan. Jangan sampai ada pencemaran atau kerusakan lingkungan,” lanjutnya.

Terkait maraknya praktik tambang ilegal di Lampung, Putri memastikan hal tersebut menjadi perhatian serius Komisi XII.

“Jika ada tambang ilegal dan aduan masyarakat, pasti kami tindaklanjuti,” janjinya.

Sementara Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, menyampaikan, kunjungan ke Lampung dilakukan untuk melihat langsung kesiapan daerah menghadapi rencana survei seismik 2D yang akan melintasi sekitar 35 kecamatan.

“Kami berharap, pemerintah daerah, DPRD, aparat, dan masyarakat bisa mendukung penuh. Proses seismik ini penting untuk memastikan potensi migas di Lampung. Jika berhasil, pendapatan daerah dan dana bagi hasil akan meningkat, sehingga pembangunan bisa dipercepat,” ujarnya.

Menurut dia, pengalaman di Provinsi Jambi menunjukkan bahwa pelaksanaan seismik memerlukan regulasi yang jelas, termasuk terkait ganti rugi tanam tumbuh bagi masyarakat terdampak.

“Saya dengar di Lampung sudah ada peraturan gubernur terkait ganti rugi tanam tumbuh. Ini penting agar masyarakat tidak dirugikan dan proses berjalan lancar,” tambahnya. (zal/inilampung)

LIPSUS