-->
Cari Berita

Breaking News

Lampung Masuk 10 Besar Provinsi Terbaik Indeks Daya Saing Daerah

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Senin, 23 Februari 2026

 

Pasar Tematik Lampung Barat (ist/inilampung)

INILAMPUNGCOM - Provinsi Lampung kembali mengukir prestasi. Kali ini terkait penilaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).


Mengacu pada surat Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN Nomor: B-130/II.9/RI.00.00/2/2026 tertanggal 13 Februari 2026 ditandatangani Dr. Yopi, Provinsi Lampung masuk dalam 10 besar penilaian IDSD 2025. Tepatnya di posisi 8 dari 37 provinsi se-Indonesia.


Sementara Kota Metro menempati posisi 5 dari 19 Kota dan Kabupaten Pringsewu di posisi 6 dari 39 Kabupaten.



Apa itu Indeks Daya Saing Daerah (IDSD)? Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Yopi, menjelaskan bahwa IDSD disusun sebagai instrumen strategis untuk mengukur dan memantau tingkat daya saing daerah -provinsi, kabupaten/kota- secara sistematis. 


Ditambahkan, IDSD 2025 merupakan perhitungan terbaru yang memberikan gambaran aktual mengenai kapasitas dan kinerja daya saing daerah sekaligus menjadi rujukan utama dalam memperkuat peran daerah sebagai pengungkit daya saing nasional yang produktif dan inklusif. 


Dengan keberhasilan Provinsi Lampung masuk 10 besar provinsi terbaik penilaian IDSD 2025 ini, BRIN memberikan penghargaan berupa Buku IDSD dan Sertifikat kepada Gubernur Lampung.



Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada hari Selasa (24/2/2026) pagi di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung BJ Habibie Lt 3, Jln. MH Thamrin No: 8, Jakarta Pusat. 


Pada acara ini Gubernur Rahmat Mirzani Djausal diwakili Kepala Balitbangda Lampung Yurnalis untuk menerima penghargaan berupa Buku IDSD dan Sertifikat dari BRIN. 


Acara bertema "Penguatan Daya Saing Daerah untuk Mewujudkan Daya Saing Nasional yang Produktif dan Inklusif" itu juga diisi pemaparan dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, MS, Mendagri Prof. Drs. M. Tito Karnavian, MA, PhD, Kepala BPS Amalia Widyasanti, ST, MSi, dan Kepala BRIN Prof. Dr. Arif Satria, SP; MSi. (zal/inilampung)

LIPSUS