-->
Cari Berita

Breaking News

Sosok Hajriyanto Y. Tohari, Aktivis Muhammadiyah Didapuk Direktur Akademi Partai Golkar

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Minggu, 15 Februari 2026

Hajriyanto Y. Tohari dan pengukuhan Akademi Golkar (ist/inilampung)

INILAMPUNGCOM --- Lama tak terdengar, politisi senior --- Prof. DR. Hajriyanto Y. Thohari --- tiba-tiba didapuk sebagai Direktur Akademi Partai Golkar.


Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia melantik dan mengukuhkan kepengurusan lembaga baru itu, di kantor DPP Partai Golkar, Slipi Jakarta, Jumat (13/2/2026).


Nama Hajriyanto tak asing lagi dari peta politik nasional. Mantan ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu, dikenal sebagai intelektual Islam modern yang karya tulisnya tersebar diberbagai media.


Ia pernah tercatat dalam ICMI, sejak menjadi Dosen pada Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Diponegoro, Semarang. Selama empat belas tahun (1985-1998) sebagai staf pengajar didaerah asalnya ---kemudian mengundurkan diri dari status Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 1999 memilih karir sebagai politisi.


Selama 20 tahun (4 periode), karir politiknya dijalani sebagai anggota DPR RI. Ia terpilih DPR RI pada Pemilu 1997, 1999, 2004, dan 2009. Jabatan terakhirnya, Wakil Ketua MPR RI.


"Saya sampaikan terima kasih dan merasa sangat terhormat dan tersanjung dipercaya DPP Partai Golkar untuk bersama-sama teman-teman yang lain memimpin dan melaksanakan sebuah badan atau lembaga baru di DPP golkar yang merupakan amanat munas yang kemudian diperkuat dalam rapimnas," kata Hajriyanto memberi sambutan.



Hajriyanto berharap Akademi Partai Golkar yang baru dibentuk bisa membangun habit hingga karakter para kader Golkar. Dan, yang terpenting memastikan akademi bisa turut membantu Partai Golkar menang Pemilu 2029.


"Akademi partai Golkar juga akan melakukan pengkajian-pengkajian untuk jadi masukan bagi DPP Partai Golkar  menyongsong Pemilu 2029," ujar Hajriyanto.


Dimata Bahlil Lahadalia, Hajriyanto adalah senior. Keilmuan sangat luas sehingga Golkar perlu untuk menghimpun kembali dalam keluarga besar partai. "Terus terang saya gugup mendengar bang Hajriyanto pidato tadi," kata Bahlil dengan gaya khasnya.


Akademi Partai Golkar tidak hanya berfungsi sebagai ruang pendidikan politik, tetapi juga sebagai dapur strategis untuk melahirkan gagasan, kajian, dan rekomendasi kebijakan yang relevan dengan kebutuhan rakyat.  


“Di akademi ini pengkajian strategis dilakukan sebagai masukan bagi partai dalam pemenangan Pemilu 2029,” ujar Bahlil.


Profil Singkat 

Hajriyanto Y. Thohari (lahir 26 Juni 1960). Dikenal aktifis sejak usia muda.


Selama 4 periode berturut-turut terpilih anggota DPR RI, sejak Pemilu 1997 - 2009.


Bersama Prof. Ahmad Syafi'i Maarif dan Prof. Din Syamsuddin, Hajriyanto mendirikan lembaga filantropi LAZISMU (Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shodaqah) dibawah PP Muhammadiyah (2006), dan berturut-turut menjadi Ketuanya sejak Periode 2005-2010 dan Periode 2010-2015).


Pada Muktamar Ke-47 Muhammadiyah di Makassar (2015), Hajriyanto Y. Thohari masuk salah satu Ketua PP Muhammadiyah (2015) hingga sekarang.


Pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Humanitarian Forum Indonesia (HFI 2016-2019), sebuah Forum yang mewadahi 15 organisasi kemanusiaan lintas agama yang berbasiskan keagamaan di Indonesia yaitu Muhammadiyah Disaster Management Centre atau MDMC (Muhammadiyah), lYakkum Emergency Unit (YEU), KARINA (Cantas Indonesia), LPBI NU, PKPU, Wahana Visi Indonesia (WVI), Church World Services (CWS), Perkumpulan Peningkatan Keberdayaan Masyarakat (PPKM), Dompet Dhu'afa, Rumah Zakat (RZ), Habitat for Humanity Indonesia (HIHI), Unit Pengurangan Risiko Bencana PGI (PRB-PGI), ACT, Baznas tanggap Darurat (BTB), dan Rebana Indonesia.


Sebelum masuk Partai Golkar, Hajriyanto Y. Thohari dosen pada Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Diponegoro. 


Karir Politik

  1. Duta Besar LBBP RI untuk Lebanon di Beirut (2019-2025).

  2. Wakil Ketua MPR RI periode 2009-2014.

  3. Wakil Ketua PP Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IOM) Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (1980),

  4. Ketua Umum Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah (1989-1993),

  5. Ketua Umum PP. Pemuda Muhammadiyah (1993-1998),

  6. Wakil Sekretaris PP Muhammadiyah (Periode 2000-2005.

  7. Ketua PP Muhammadiyah.

  8. Ketua Departemen Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar (Periode 1999-2004 dan Periode 2004-2009).

  9. Ketua DPP Partai Golkar (Periode 2009-2004).

  10. Ketua Koordinator Penggalangan Khusus DPP Partai Golkar Periode 2014 - 2019, kepemimpinan Airlangga Hartarto.

 (dbs/bi/inilampung)


LIPSUS