INILAMPUNGCOM --- Bencana banjir di wilayah Kota Bandarlampung yang sampai akhir pekan kemarin tiada tertangani --- bahkan kembali menelan tiga korban jiwa --- membuat Pemprov Lampung tidak bisa tinggal diam.
Hari Senin (9/3/2026) ini Pemprov Lampung mengajak Pemkot Bandarlampung untuk rapat koordinasi terkait penataan sungai yang ada di Ibukota Provinsi Lampung tersebut.
Menurut Agenda Harian Gubernur Lampung, Senin 9 Maret 2026, rapat koordinasi penataan sungai di Kota Bandarlampung yang digelar di Ruang Rapat Sakai Sambayan Kantor Gubernur itu dipimpin langsung oleh Sekdaprov Marindo Kurniawan.
Beberapa pejabat pemprov juga hadir, diantaranya Asisten Bidang Ekonomi & Pembangunan Mulyadi Irsan, Kepala Bappeda Anang Risgiyanto, Kepala BPBD Rudi Syawal Sugiarto, Kepala Dinas PSDA Budhi Darmawan, dan beberapa pejabat terkait dari Pemkot Bandarlampung.
Seperti diketahui, akibat hujan deras hari Jum'at (6/3/2026) lalu -meski tidak lebih dari 3 jam- sedikitnya terdapat 38 titik di Bandarlampung yang menjadi korban banjir.
Banyak sungai yang tidak mampu menampung air yang melintas, sehingga merendam kawasan sekitarnya. Bahkan sungai yang membelah Jln. 2 Jalur Ryacudu, Korpri, Sukarame, menutup dua jalan yang ada di bagian kiri kanannya.
Bencana banjir yang tiada berkesudahan ini memakan korban 3 jiwa. Salah satunya Satria (10). Siswa SD ini ditemukan Sabtu (7/3/2026) dinihari di sungai belakang Kampus Polinela, Rajabasa.
Anak dari Sayuda yang beralamat di Kampung Tua, Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, itu kondisi jasadnya sangat memprihatinkan. Dan masih berpakaian seragam Pramuka. (zal/inilampung)


