-->
Cari Berita

Breaking News

Dirut HPN Internalisasi ''Nusantara EntrePlanters'' di PTPN I Regional 7

Dibaca : 0
 
Sabtu, 14 Maret 2026

“sharing session” Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara (HPN) Denaldy Mulino Mauna di PTPN I Regional 7, di Bandarlampung, Jumat (13/3/2026). 

INILAMPUNGCOM – Video pendek berjudul “Nusantara Planter menuju Nusantara EntrePlanters” dengan tokoh seorang karyawan PTPN bernama Tara (30) menjadi pembuka “sharing session” Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara (HPN) Denaldy Mulino Mauna di PTPN I Regional 7, di Bandarlampung, Jumat (13/3/2026). 


Tara yang bekerja di kebun kelapa sawit digambarkan sedang membaca hati terhadap aktivitas harian yang sekadar rutinitas berulang. Ia bosan, lalu mencari cara untuk memberi nilai tambah kepada pekerjaannya agar lebih bermakna.


Pada scene-scene lanjutannya, Tara terlihat bekerja lebih dengan niat baik, persiapan dan langkah lebih terencana, bertambah semangat, menjalin komunikasi secara aktif, menebar keramahan dan senyum, serta mengakhiri pekerjaan dengan gembira. Walhasil, energi positif mengantarkan Tara kepada prestasi yang tak terbayangkan sebelumnya. Terakhir, ia dinobatkan sebagai karyawan pelaksana terbaik di perusahaannya.


“Saya sudah menonton video pendek ini berulang-ulang, tetapi tetap merinding ketika ditayangkan kembali,” kata Denaldy di hadapan seratusan karyawan PTPN I dan PTPN IV Regional 7. 


Dengan “mode mobile” ke tengah audience, pria kelahiran Paris, Perancis berusia 55 tahun ini mengulas kisah dalam video pendek itu sebagai pondasi perubahan tagline “Nusantara Planter ke Nusantara EntrePlanter.” Menurut dia, penambahan kata “entre” sebagaimana makna pada kata entrepreneur adalah untuk mengaktifkan mode dinamis pada suatu proses.


“PTPN Group saat ini sedang menuju Smart Agry Global Company. Bahkan PTPN I Subholding Supporting Co telah mencanangkan ‘Global Champion 2035’. Untuk mencapai pada posisi itu, tidak cukup dengan bekerja biasa-biasa saja, rutinitas menghitung hari menuju gajian dan seterusnya. Kita harus dinamis, progresif, dan optimistis,” kata dia.


Denaldy mulai masuk ke materi serius dari aspek filosofi, landasan berpijak, regulasi, teknis operasional, hingga target-target ideal yang akan dituju. Namun, gaya cozy yang dibawakan membuat peserta merasa nyaman, diskusi terbuka, dan tetap sarat makna. Pada karyawan muda terus terpancing untuk menanggapi dan memberi prespektif kritis dari yang disampaikan CEO alumnus Business Administration in International Business di University of Maryland College Park, Amerika Serikat 1998 ini.


Sesi penguatan motivasi karyawan oleh Denaldy ini merupakan rangkaian agenda “Ekspedisi Ramadhan 1447 H” PTPN III Holding. Hadir pada agenda yang juga diisi dengan pemberian bingkisan kepada anak yatim dan ceramah agama, Direktur SDM dan IT PTPN I Siwi Peni dan beberapa pejabat dari HPN maupun PTPN I. Sementara, Region Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun bersama pejabat lainnya menjadi tuan rumah.


Selanjutnya, secara perinci dengan panduan slide di layar, Denaldy membawa seluruh yang hadir untuk “berangkat” ke masa depan PTPN Group sebagai World Clas Smart Agry Company. Tagline internal One PTPN One Culture pun diekspansi ke level yang lebih luas dan dinamis dengan istilah One PTPN Big Dream. Tagline ini merupakan rangkuman langkah jangka panjang (Statement of RJPP 2026-2030).


Denaldy mengemukakan, tiga target utama akan diperjuangkan dengan langkah dan kebijakan strategis. Yakni, World-Class Smart Agri Company (menjadi perusahaan perkebunan kelas dunia); Empowering Indonesia’s High-Impact EntrePlanter (memperkuat kapasitas SDM), dan Food and Energy Scurity (mendukung ketahanan pangan dan energi di Indonesia).


Pada momen yang sama, Direktur SDM dan IT PTPN I Siwi Peni menyampaikan mengapresiasi visi PTPN Group untuk menyongsong masa depan. Ia mengatakan, dinamika yang terjadi pada perusahaan adalah keniscayaan yang akan mengantarkan setiap elemen dan individu menjadi lebih peka terhadap perubahan.


“Perubahan adalah kepastian yang harus direspons dengan sikap positif. Sebab, di dunia ini tidak ada yang tidak berubah. Perubahan adalah tantangan untuk memperbaiki masa depan,” kata dia.


Sementara itu, Region Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun menyambut antusias rencana masa depan PTPN Group yang didesain sangat dinamis. Menurut dia, menjadi perusahaan perkebunan kelas dunia bukan pekerjaan mudah, tetapi diyakini bisa diwujudkan. Kuncinya, kata dia, solid dalam semua aspek.


“Kunci dari setiap rencana yang akan kita raih, menurut saya ada tiga aspek. Pertama, aspek hati yang dibimbing dengan niat baik. Kedua, pikiran yang lurus dan selaras dengan kata hati sesuai dengan niatnya. Dan ketiga, langkah yang penuh dedikasi dan komitmen sebagaimana yang dicanangkan dalam setiap rencana,” kata dia.


Acara Ekspedisi Ramadan 1447 H ini juga diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Aidi Afrian atau yang dikenal dengan sapaan Ustadz Edison. Ia mengupas tentang ciri-ciri orang bertakwa, yakni orang yang suka menafkahkan hartanya, baik dalam kaedaan lapang atau sempit; orang yang pandai mengelola emosinya; dan orang yang mudah memaafkan orang lain.


“Hari ini kita menyaksikan PTPN berbagi kepada anak-anak yatim dan kaum duafa. Itu salah satu ciri takwa, yakni suka bersedekah. Dalam interaksi bekerja, kita sering dibuat marah oleh sesama atau keadaan, maka kalau orang bertakwa akan pandai mengelola emosi. Dan ketiga, hapuskan rasa dendam setiap saat. Jadilah orang pemaaf karena itu ciri orang bertakwa,” kata Edison. (mfn/rls)

LIPSUS