Pertemuan dibalut Halal Bi Halal itu, tampaknya menoreh banyak harapan masyarakat -- bahwa Lampung membutuhkan kontribusi dari mereka yang telah berhasil -- yang selama ini dinilai mampu menaklukan Jakarta.
Mereka sudah berhasil dan berkontribusi secara nasional. Ada Aburizal Bakrie, Zulkifli Hasan, Sufmi Dasco Ahmad, Tursandi Alwi, Sapta Nirwandar, Muklis Basri, Hanan A. Rozak, dan puluhan tokoh nasional yang hari itu hadir--berasal dan masih punya keluarga besar di Lampung Sai Bumi Ruwa Jurai
![]() |
| Sufmi Dasco, Rahmat Mirzani, Zulhas, Aburizal Bakrie, tampak berfoto bersama di halal halal FK-PLP, Minggu (29/3/2026) (ist/inilampung) |
Jangan Terkotak-Kotak
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam pidato sambutan menyinggung hal penting. Yakni, mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Lampung di perantauan, untuk memperkuat persatuan dan meninggalkan sekat-sekat perbedaan demi mendorong kemajuan daerah.
“Tidak boleh ada pengkotak-kotakan. Kita harus bersatu untuk mengejar ketertinggalan dan menyamakan langkah dengan provinsi lain di Indonesia,” tegas Mirza.
Sebagai orang orang nomor satu di Lampung -- Mirza juga mengingatkan halal bihalal tahun ini memiliki makna penting sebagai ruang untuk saling menguatkan, mengingatkan, serta mempererat ikatan batin sebagai satu keluarga besar Sai Bumi Ruwa Jurai.
“Perantau tidak pernah memutuskan akar. Justru dari tanah rantau banyak putra-putri Lampung yang tumbuh, belajar, dan berkontribusi di berbagai bidang. Ini menjadi kekuatan besar ketika jejaring perantauan terhubung dengan daerah asal,” kata putra sulung Haji Faisol Djausal, pengusaha papan atas di Lampung itu.
Lampung Dimata Perantau
Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan
"Lampung ini kaya potensi. Sekarang saatnya kita dorong bersama agar bisa berkembang seperti daerah lain yang sudah lebih dulu maju," kata Zulhas, tokoh Kalianda, Lampung Selatan itu.
Dia berharap provinsi paling ujung Sumatra ini mulai memperkuat kebersamaan, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Sumbagsel memiliki sejarah panjang dan potensi besar yang perlu dimanfaatkan secara optimal melalui kolaborasi antar daerah.
![]() |
| Aburizal Bakrie (ist/inilampung) |
Aburizal Bakrie, pengusaha nasional, 10 orang terkaya Indonesia.
Mempererat hubungan tali silaturahmi, persaudaraan, adalah modal utama membangun Lampung.
Mempersatukan para tokoh-tokoh Lampung di Jakarta, dan daereh lain cukup penting. Persatuan, kekompakan harus menjadi motor penggerak bagi kemajuan Sumatera Bagian Selatan. Saya gembira kita bisa berkumpul. Dengan persaudaraan yang erat, kita buktikan bahwa Lampung punya sumbangan besar bagi pembangunan bangsa.
Hanan A. Rozak, Anggota DPR RI/Ketua Golkar Lampung.
Momentum Idul Fitri 1447 H, dan Halal Bi Halal FK-PLP punya momen penting. Ayo, silaturahmi bisa menjadi modal sesama anak bangsa asal Lampung untuk bergotong-royong. Menyatukan ide, gagasan, membangun daerah Lampung. Kita berbuat sesuai dengan profesi, demi mempercepat kemajuan pembangunan Lampung.
Sapta Nirwandar, Mantan Wakil Menteri Prekraf, Putra Walikota Thabranie Daud.
Destinasi Lampung gak kalah dengan provinsi lain. Lautnya, kulinernya, hewan-nya seperti lumba-lumba, gajah, gunung Krakatau yang melegenda dan lainnya. Kita dapat disejajarkan dengan wisata dunia, dari berbagai negara.
Penulis banyak buku-buku pariwsara Indonesia itu mengaku, geografis dan keindahan alam Lampung sangat unik dan mengagumkan. Perlu disokong oleh pemerintah setempat, harus ada kerjasama antara provinsi dengan kabupaten/kota. Karena priwisata itu mulai dari restoran, bandara, hotel dan kuliner adalah satu kesatuan. Jadi perlu berkolaborasi.
Betapa besar potensi pariwisata Lampung jika dikelola secara profesional dan serius. Pariwisata dapat mendatangkan keuntungan finansial dan dapat mensejahterakan warga-nya. Sayang, potensi ini belum digarap dengan baik, dan bersunguh-sunguh ! (kgm2/inilampung)





