-->
Cari Berita

Breaking News

Mayat Mengambang di Sungai Marang Gegerkan Warga, Ternyata Peratin Pagardalam

Dibaca : 0
 
Sabtu, 21 Maret 2026

 Lokasi penemuan jenazah Peratin Pagardalam di Sungai Marang, tepatnya di belakang kawasan Pasar Senin, Way Jambu, Pesisir Barat. Foto: Ist.

INILAMPUNGCOM --  Warga Pesisir Barat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengambang di aliran Sungai Marang, tepatnya di belakang kawasan Pasar Senin, Way Jambu, Jumat sore (20/3/2026).


Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang tengah beraktivitas di sekitar muara sungai. Mereka melihat jasad manusia mengapung tanpa tanda-tanda kehidupan, sehingga memicu kepanikan di lokasi.


Karena tidak ditemukan identitas pada tubuh korban, warga sempat kesulitan mengenali sosok tersebut. Kejadian itu kemudian segera dilaporkan kepada aparat setempat untuk penanganan lebih lanjut.


Aparat bersama warga langsung menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi. Jasad korban dievakuasi dari aliran sungai dengan penuh kehati-hatian.


Camat Pesisir Selatan, Mirza Sahri, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menyebutkan, saat pertama kali ditemukan, korban belum diketahui identitasnya.


“Penemuan terjadi sore ini di muara Pasar Senin Way Jambu. Saat ditemukan, korban belum diketahui identitasnya dan langsung dilakukan evakuasi,” ujar Mirza.


Proses identifikasi kemudian dilakukan oleh pihak terkait dengan melibatkan sejumlah unsur. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, identitas korban akhirnya terungkap.


Korban diketahui bernama Eriza Deska Aryanto, yang merupakan Peratin (Kepala Desa) Pekon Pagardalam, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.


Identitas tersebut dikonfirmasi oleh Ketua DPK Apdesi Kecamatan Pesisir Selatan sekaligus Peratin Pekon Biha, Rizkon Alhuda, pada Jumat malam.


“Benar, jenazah yang ditemukan di Sungai Way Marang tersebut adalah Peratin Pekon Pagardalam. Saat ini jenazah sudah berada di Puskesmas Biha,” ungkap Rizkon.


Selanjutnya, jenazah korban akan dibawa ke rumah sakit di Bandar Lampung untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab kematian.


Peristiwa ini mengejutkan masyarakat, khususnya warga Pesisir Selatan dan Pekon Pagardalam. Korban dikenal sebagai salah satu tokoh pemimpin di wilayah tersebut.


Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti penyebab kematian korban. Sementara itu, duka mendalam menyelimuti masyarakat atas kepergian salah satu pemimpin di daerah tersebut. (Eva)


LIPSUS