INILAMPUNGCOM --- Hari Kamis (26/3/2026) siang ini ada peristiwa penting di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur.
Yaitu dimulainya pembangunan pagar pembatas kawasan konservasi gajah tersebut dengan permukiman warga dan lahan pertanian.
Pada acara kick-off proyek pembuatan pagar dan tanggul TNWK senilai Rp839 miliar itu, hadir langsung Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah.
Menurut Agenda Harian Gubernur Lampung, Kamis 26 Maret 2026, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni beserta rombongan mendarat di Bandara Radin Inten II, Branti, Natar, Lampung Selatan, pukul 08.30 WIB, disambut Kepala Dishut Lampung Yanyan Ruchyansyah.
Beberapa pejabat Pemprov Lampung juga hadir dalam kegiatan yang diawali dengan dialog mengenai pengelolaan TNWK tersebut, diantaranya Kepala Diskominfotik Ganjar Jationo.
Diketahui, usai menghadap Presiden Prabowo beberapa waktu lalu, Menhut Raja Juli Antoni menyatakan bila anggaran untuk pembangunan pagar pembatas TNWK sebesar Rp839 miliar.
Diakuinya, Presiden Prabowo memang pernah menyatakan akan menyiapkan anggaran hingga Rp2 triliun untuk pembuatan pembatas alam konservasi itu. Namun setelah melalui berbagai kajian akhirnya ditetapkan dana yang disiapkan sebanyak Rp839 miliar.
Menhut Raja Juli menegaskan, keberadaan pagar dan tanggul pembatas itu untuk mencegah gajah keluar dari kawasan konservasi dan masuk permukiman penduduk serta lahan pertanian.
Sementara Gubernur Mirza sebelum menghadiri kick-off pembangunan pagar pembatas TNWK terlebih dahulu memberi sambutan pada musrenbang penyusunan RKPD Tahun 2027 Kabupaten Lampung Utara di Gedung Pusiban, Kotabumi.
Pada acara ini, Gubernur Mirza didampingi Inspektur Bayana, Asisten Bidang Pemerintahan & Kesra Muhammad Firsada, Kepala Bappeda Anang Risgiyanto, Kepala Bapenda Slamet Riadi, Kepala Dinas PMDes & Transmigrasi Saipul, dan Kepala Diskes Erwin Rusli. (zal/inilampung)

