-->
Cari Berita

Breaking News

Dari Rakor Bapenda: Optimalisasi PKB dan BBN-KB "Jeblok" Menjadi Bahasan Utama

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Selasa, 07 April 2026



INILAMPUNGCOM --- Saipul bergerak cepat.  Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung itu menggelar rapat koordinasi strategis,.Selasa (7/4/2026)pagi sampai siang.

Rakor pimpinan Bapenda se-Lampung ini menjadi wadah krusial untuk membedah tantangan sekaligus merumuskan langkah inovatif dalam mendongkrak PAD di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Saipul menekankan pentingnya modernisasi layanan dan penyederhanaan birokrasi guna mengatasi berbagai kendala yang selama ini menghambat sektor pajak.

Fokus utama pembahasan dalam rakor besar-besaran itu  mencakup optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Pekan Kendaraan Jeblok
Sebagaimana diketahui, perolehan PKB di 2025 lalu hanya Rp692.344.378.799, anjlok parah dibanding realisasi tahun 2024 sebesar Rp1.059.740.374.049, dan perolehan PKB di 2023 pada nominal Rp1.028.551.329.873.


Demikian pula dengan perolehan dari BBNKB. Pada tahun 2025 lalu hanya Rp391.726.702.542, turun dibanding tahun 2024 sebesar Rp709.218.210.592. Meski mengalami kenaikan dibanding tahun 2023 di angka Rp660.934.026.800.

Menurut pemantauan inilampung.com, suasana rapat koordinasi  berlangsung dinamis, dengan  diskusi intens dari para kepala Bapenda Kabupaten/Kota.

Masing-masing menyampaikan kondisi riil di lapangan, mulai dari tantangan geografis hingga validasi data wajib pajak yang kerap menjadi sandungan. 


Melalui dialog  terbuka yang diciptakan Saipul, lahir komitmen bersama untuk saling berkolaborasi dalam pertukaran data dan pemanfaatan teknologi informasi guna menutup celah kebocoran pajak.


Saipul menyatakan, melalui sinergi yang lebih solid ini, diharapkan seluruh sektor pajak daerah dapat dikelola secara lebih profesional dan transparan.



Ditegaskan, langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemprov Lampung untuk memastikan target PAD tercapai secara maksimal, yang nantinya akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh penjuru Lampung. (zal/inilampung)

LIPSUS