INILAMPUNGCOM --- Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan resufle kabinetnya, Senin (27/4/2026) sore ini.
Jika ini terjadi, maka sudah lima kali terjadi pergantian kabinet era pemerintahan Prabowo - Gibran, sejak dilantik 20 Oktober 2024.
Berdasarkan informasi, tokoh buruh Jumhur Hidayat bakal masuk kabinet merah putih. Dia (Jumhur Hidayat) bakal dilantik sebagai menteri lingkungan hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq.
Jumhur kini Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang juga mantan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).
Wakil Ketua Umum DPP KSPSI, M. Alzier Dianis Thabranie dihubungi mengaku telah mendengar kabar tentang jabatan baru tersebut.
"Sepertinya begitu, 99,9 persen infonya benar. Dan ini bentuk penghargaan pemerintah kepada kaum buruh," kata Alzier Dianis Thabranie ditemui di Jakarta, Senin 27 Mei 2026.
Alzier menyatakan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. Bahwa, jika benar maka ada keterwakilan para buruh dalam pemerintahan.
Jumhur Hidayat dan Alzier Dianis Thabranie dalam bertemuan di Hotel Sultan, Jakarta (*)Dudung dan Qodari
Selain Jumhur Hidayat, beberapa nama Menteri lain --- tengah diisukan bakal ikut terkena resufle di Istana Negera, sore ini.
Diantaranya, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) M Qodari ---tokoh asal Kota Metro, Lampung --- bergeser menjadi kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI sekaligus juru bicara presiden.
Posisi Qodari di KSP disebut akan diisi mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman yang saat ini menjabat sebagai penasihat khusus presiden bidang pertahanan nasional.
Selanjutnya, mantan Kepala Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi dikabarkan akan dilantik Prabowo sebagai urusan khusus presiden bidang komunikasi.
Kemudian, Mantan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding juga dikabarkan kembali masuk kabinet dengan menjabat sebagai kepala Badan Karantina Nasional.(kgm/inilampung)

