| Suherman, Ketua Golkar Pringsewu (inilampung) |
INILAMPUNGCOM --- DPD Partai Golkar Kabupaten Pringsewu resmi menetapkan jadwal Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV yang akan berlangsung di hotel Regency, Kecamatan Gadingrejo, pada 13 April 2026.
Agenda utama Musda kali ini adalah pemilihan Ketua DPD Golkar Pringsewu periode baru, dan menyusun program kerja lima tahunan.
Musda bakal penuh kejutan, karena petahana Suherman dan Fauzi (wakil ketua DPD Golkar Provinsi Lampung/mantan wakil bupati) -- dipastikan tidak akan mencalonkan diri kembali. Sehingga, dinamika politik Golkar di kabupaten berjuluk "jejama secancanan" itu menarik diikuti.
Ketua Golkar Pringsewu, Suherman mengonfirmasi, telah menerima persetujuan dari pihak DPD Partai Golkar Provinsi Lampung bahwa pelaksaan Musda akan dilaksanakan pada tanggal 13 April 2026. “Alhamdulillah, dari DPD Partai Golkar Provinsi Lampung sudah kasih kode-kode. Dan, kami prinsipnya siap menggelar Musda XI pada 13 April 2026 sesuai arahan,” kata Suherman melalui sambungan telepon, Rabu (1/4/2026).
Suherman yang juga ketua DPRD Pringsewu, itu memaparkan bahwa pihak Strering Comite Musda nanti yang akan memulai beberapa proses awalnya. Diantaranya, membuka pendaftaran bakal calon ketua, menyeleksi, hingga menetapkan siapa yang memenuhi persyaratan sesuai AD/ART dan juklak (petunjuk pelaksaan).
"Salah satu yang bakal dijadikan pertimbangan setiap bakal calon adalah, kandidat diwajibkan memenuhi kriteria prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela (PDLT)," kata Suherman menegaskan.
Satu poin krusial dalam Musda kali ini adalah kepastian bahwa Suherman tidak akan maju dalam kontestasi. Padahal, di bawah kepemimpinannya, Golkar Pringsewu mencatatkan tren positif dengan kenaikan perolehan kursi legislatif Pemilu 2024.
Ada bocoran di kantor Golkar, Suherman tidak maju, karena sedang mendapat penugasan strategis dari pihat elit Golkar Provinsi Lampung untuk fokus di DPRD saja mengingat posisinya saat ini sebagai Ketua DPRD Kabupatan Pringsewu -- dua periode (2019-2024 hingga sekarang).
“Sebenarnya sebagian besar kader dan ketua DPD Kabupaten/Kota masih sangat berharap Hermansyah memimpin kembali karena prestasinya menaikkan kursi DPRD dari 4 kursi, kini menjadi 7 kursi. Namun, kayaknya, pimpinan Golkar Lampung meminta beliau lebih fokus di lembaga DPRD,” kata seorang elit Golkar Lampung.
| Ahmad Muslim dan mantan Sekjen DPP Golkar, Lodewijk F. Paulus dalam sebuah acara partai di Jakarta, 2024. (dok/inilampung) |
Rapat Pemantapan Musda
Sekertaris Golkar Pringsewu, Ahmad Muslim Mattehek menambahkan bahwa seluruh aspek teknis, mulai dari materi sidang hingga mekanisme pemilihan, telah siap 60 persen. Musda ini juga akan menjadi forum laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya serta penyusunan program kerja strategis ke depan.
Secara teknis, calon harus mengantongi dukungan minimal 30 persen dari total 12 pemilik suara sah. “Setiap pemilik suara hanya boleh memberikan dukungan kepada satu calon. Jika ditemukan dukungan ganda, maka dukungan tersebut otomatis gugur,” tegas Matehek.
Pendaftaran bakal calon ketua DPD Golkar nantinya akan diumumkan secara terbuka. Bahkan dengan proses verifikasi ketat yang melibatkan tim gabungan dari unsur, baik DPD, dan panitia pengarah. Selain dukungan suara, syarat administratif lainnya adalah berdomisili di Pringsewu, dan aktif sebagai kader minimal lima tahun dan memiliki pendidikan formal yang jelas. (bi/inilampung)

