INILAMPUNGCOM --- Selangkah lagi, nama Mustika Bahrum bakal pegang kendali ketua DPD Golkar Pesawaran.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Lampung itu, "disiapkan" mengganti Yuzak Pubian, lewat ajang Musyawarah Daerah Golkar hari ini, di Desa Waylima, Minggu (12/4/2026).
Upaya Mustika Bahrum berjalan mulus menuju kursi ketua, dan praktis tidak terjadi dinamika yang njelimet. Semua berlangsung aman-aman saja, berbeda suasana dengan perebutan kursi ketua Golkar selama ini.
Pasalnya, sejak dibuka pendaftaran bakal calon, dia menjadi peserta tunggal. Tidak ada lawan yang berani mengambil formulir pendaftaran, sejak dibuka panitia Jumat lalu.
"Musda Golkar Pesawaran kali ini cuma menjalani prosedur organisasi. Ketua sudah bisa ditebak, Pak Mustika Bahrum karena calon tunggal," kata Bambang Suheri, sekertaris Golkar Pesawaran, Minggu (12/4/2026).
Mustika Bahrum adalah anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2024–2029. Ia dilantik melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) pada 22 Oktober 2024, menggantikan Ririn Kuswantari yang mengundurkan diri karena maju sebagai calon bupati dalam Pilkada Pringsewu 2024.
Bahrum memiliki modal politik cukup; dua periode di DPRD Pesawaran, 2014 - 2024, dan memiliki garis keturunan adat kuat, dari kampung Way Lima.
Saat berita ini ditulis, Musda Golkar Pesawaran sedang berlangsung pembukaan.
Begawi Adat
Musyawarah Daerah Partai Golkar Kabupaten Pesawaran, digelar dengan parade adat, tarian Lampung, Minggu (12/4/2026).
Upacara adat ini, tampaknya kini menjadi tradisi baru Golkar Lampung dalam setiap acara seremonial. Di Lampung Selatan, Kota Metro, Lampung Tengah, dan Lampung Timur "begawi adat" sudah melakukan hal sama saat Musda.
Musda Golkar Lampung Tengah, bahkan melibatkan ratusan orang, mewakili tradisi adat lokal. Ada Reog Ponorogo, jaranan kuda lumping, tari prabu Siliwangi hingga tarian kolosal. Suasana penyambutan pimpinan Golkar ---tak ubahnya pawai budaya meriah.
Ratusan kader Golkar hadir, memeriahkan Musda Pesawaran. Dari jajaran elit provinsi, tampak ada Hanan A. Rozak (Ketua), Ketua Harian DPD Golkar, Riza Mirhadi, Aprozi Alam (Sekertaris), Yuhadi (Ketua Bidang Keagamaan), Ansori Bangsaraden (Ketua Organisasi, Kaderisasi), Abi Hasan Muan (Ketua Bidang Hukum). (kgm/Inilampung)

