INILAMPUNGCOM - Hari Jum'at (15/5/2026) besok, Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Provinsi Lampung menggelar diskusi publik bertajuk “Mewujudkan Pelayanan Publik yang Bersih, Cepat, dan Berkeadilan” di Aula PWM Provinsi Lampung.
Forum ini disiapkan sebagai ruang evaluasi sekaligus kritik atas masih banyaknya persoalan pelayanan publik yang dirasakan masyarakat.
Ketua Umum Fokal IMM Lampung, Edi Agus Yanto, mengatakan wacana pelayanan publik yang bersih dan berkeadilan tidak boleh berhenti sebagai jargon normatif tanpa implementasi konkret di lapangan.
“Pelayanan publik tidak boleh hanya menjadi slogan. Faktanya, masyarakat masih menghadapi pelayanan lambat, birokrasi berbelit, hingga praktik pungutan liar,” kata Edi, Kamis, (14/5/2026) petang sebagaimana dikutip dari onetime.
Ia menilai, dalam praktiknya, akses terhadap layanan publik kerap tidak setara.
Sejumlah masyarakat, kata dia, masih dihadapkan pada diskriminasi hingga penyalahgunaan kewenangan di berbagai sektor pelayanan pemerintah.
“Pelayanan yang seharusnya menjadi hak dasar, terkadang justru terasa seperti barang mahal sulit diakses tanpa kedekatan, biaya tambahan, atau kekuasaan tertentu,” ujarnya.
*Jauh dari Prinsip Keadilan
Menurut Edi, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik di daerah masih jauh dari prinsip keadilan sosial.
Karena itu, diskusi publik ini diharapkan menjadi ruang refleksi kritis sekaligus tekanan moral bagi penyelenggara negara.
Ia menegaskan, ukuran keberhasilan negara tidak semata ditentukan oleh pembangunan fisik, melainkan sejauh mana negara mampu menghadirkan pelayanan yang manusiawi, cepat, bersih, dan inklusif.
“Negara yang kuat adalah negara yang mampu memberikan pelayanan publik yang adil bagi seluruh rakyat,” kata dia.
Fokal IMM Lampung juga mendorong agar masyarakat semakin sadar akan hak-haknya dalam memperoleh pelayanan yang layak.
Di sisi lain, pemerintah diharapkan terbuka terhadap kritik dan menjadikan forum semacam ini sebagai bahan evaluasi kebijakan.
Diskusi publik tersebut rencananya menghadirkan Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin, sebagai narasumber utama.
Forum ini ditargetkan menjadi wadah dialog antara masyarakat sipil, akademisi, dan pemangku kebijakan dalam mendorong reformasi pelayanan publik di Provinsi Lampung. (zal/inilampung)


