-->
Cari Berita

Breaking News

Gapembi Diminta Bantu Tertibkan Administrasi SPPG

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Kamis, 14 Mei 2026

Wagub Jihan Nurlela pose bersama pengurus DPW Gapembi Lampung, Rabu (13/5/2026) siang, di ruang kerjanya. (ist/inilampung)


INILAMPUNGCOM - Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, hari Rabu (13/5/2026) siang kemarin, menerima audiensi pengurus DPW Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Lampung di ruang kerjanya.


Dalam pertemuan itu, Wagub Jihan menyampaikan bila Pemprov Lampung menyambut baik kehadiran Gapembi sebagai mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.


Wagub Jihan berharap, keberadaan Gapembi dapat membantu pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan sekaligus penataan administrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya terkait pemenuhan standar kesehatan dan keamanan pangan.


“Kami Pemerintah Provinsi Lampung tentu sangat berterimakasih dengan adanya Gapembi ini, bukan hanya membantu pembinaan SPPG tetapi juga merapikan administrasi yang menjadi tanggung jawab daerah,” ujar Wagub Jihan sebagaimana dikutip dari rmollampung.id.


Wagub Jihan menyoroti masih rendahnya jumlah dapur SPPG di Lampung yang telah melengkapi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Persoalan tersebut, kata dia, menjadi perhatian pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan standar operasional dapur MBG.


Dijelaskan, Pemprov Lampung sebenarnya telah memiliki fasilitas laboratorium kesehatan daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses pengurusan SLHS, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Karena itu, ia meminta Gapembi turut membantu melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada pengelola dapur.


“Kami minta bantuan Gapembi untuk mem-follow up dapur-dapur SPPG yang belum melengkapi administrasi aturan tersebut, karena itu terus menjadi perhatian BGN dan juga menjadi tugas kami di daerah,” katanya.


Selain itu, Jihan menilai, kedekatan Gapembi Lampung dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dapat menjadi peluang positif bagi daerah untuk memperkuat pelaksanaan program MBG sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.


Ia berharap, Gapembi dapat menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan pengelola dapur SPPG, termasuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan teknis di lapangan.


“Saya harap Gapembi bisa menjadi mediasi kami dengan para penyelenggara dapur SPPG. Semoga seluruh dapur di Lampung nantinya bisa memiliki grading yang baik dan memenuhi seluruh standar yang ditetapkan,” tuturnya.


387 Anggota Dapur SPPG


Sementara itu, Ketua DPW Gapembi Lampung H. M. Muslih menjelaskan, Gapembi merupakan organisasi pengusaha dapur MBG yang telah terbentuk di 28 provinsi dan memiliki koordinasi dengan BGN.


Diungkapkan, Gapembi Lampung saat ini telah menghimpun sekitar 387 dapur dari total lebih dari 1.200 dapur MBG yang terdaftar di Lampung.


Menurut Muslih, organisasi tersebut juga fokus pada peningkatan kualitas fisik dapur, manajemen pengelolaan, keamanan pangan, hingga pendampingan bagi dapur yang mengalami kendala administrasi.


“Kami ingin, dapur-dapur yang berada di bawah Gapembi memiliki standar yang baik, baik dari sisi fisik maupun manajemen pengelolaan,” ujarnya.


Usai pelantikan yang diagendakan tanggal 19 Mei mendatang di Hotel Radisson, lanjut Muslih, Gapembi Lampung akan fokus pada penguatan sertifikasi keamanan pangan, HACCP, pengelolaan limbah, hingga peningkatan kualitas operasional dapur MBG.


Ia berharap, Pemprov Lampung terus mendukung keberadaan Gapembi sebagai mitra strategis dalam menyukseskan program prioritas nasional MBG di Provinsi Lampung. (zal/inilampung)

LIPSUS