-->
Cari Berita

Breaking News

Gubernur dan Wagub Semarakkan Acara Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Selasa, 19 Mei 2026

 

Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela

INILAMPUNGCOM -- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wagub Jihan Nurlela hari Selasa (19/5/2026) ini menyemarakkan acara Pelantikan DPW Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Radisson, Bandarlampung.


Gubernur Mirza diagendakan memberikan sambutan pada acara pelantikan yang dimulai pukul 09.00 WIB. 


Beberapa pejabat Pemprov Lampung turut mendampingi Gubernur Mirza, diantaranya Kadis Koperasi & UKM Evie Fatmawaty, Kadis Dikbud Thomas Amirico, Kadis Perindag M. Zimy Skill, Kadis KPTPH Elvira Umihanni, dan Kadis LH Riski Sofyan.


Sementara Wagub Jihan Nurlela menjadi pembicara pada talk show bertajuk "SPPG Profesional untuk Indonesia Emas 2045" yang dijadwalkan pukul 12.30 WIB. 


Diketahui, DPW GAPEMBI Lampung diketuai oleh Dr. H. M. Muslih, SHi, MH, dan Sekretaris Rohmansyah, SE.


Hari Rabu (13/5/2026) pekan lalu, saat pengurus GAPEMBI melakukan audiensi, Wagub Jihan  berharap,  keberadaan organisasi ini dapat membantu pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan sekaligus penataan administrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya terkait pemenuhan standar kesehatan dan keamanan pangan.


“Kami Pemerintah Provinsi Lampung tentu sangat berterimakasih dengan adanya GAPEMBI ini, bukan hanya membantu pembinaan SPPG tetapi juga merapikan administrasi yang menjadi tanggung jawab daerah,” ujar Wagub Jihan.


Wagub Jihan menyoroti masih rendahnya jumlah dapur SPPG di Lampung yang telah melengkapi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Persoalan tersebut, kata dia, menjadi perhatian pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan standar operasional dapur MBG.


Dijelaskan, Pemprov Lampung sebenarnya telah memiliki fasilitas laboratorium kesehatan daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses pengurusan SLHS, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Karena itu, ia meminta GAPEMBI turut membantu melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada pengelola dapur.


“Kami minta bantuan GAPEMBI untuk mem-follow up dapur-dapur SPPG yang belum melengkapi administrasi aturan tersebut, karena itu terus menjadi perhatian BGN dan juga menjadi tugas kami di daerah,” katanya.


Selain itu, Jihan menilai, kedekatan GAPEMBI Lampung dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dapat menjadi peluang positif bagi daerah untuk memperkuat pelaksanaan program MBG sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.


Ia berharap, GAPEMBI dapat menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan pengelola dapur SPPG, termasuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan teknis di lapangan.


387 Anggota Dapur SPPG

Ketua DPW GAPEMBI Lampung Dr. H.M. Muslih menjelaskan, GAPEMBI merupakan organisasi pengusaha dapur MBG yang telah terbentuk di 28 provinsi dan memiliki koordinasi dengan BGN.


Diungkapkan, GAPEMBI Lampung saat ini telah menghimpun sekitar 387 dapur dari total lebih dari 1.200 dapur MBG yang terdaftar di Lampung.


Menurut Muslih, organisasi tersebut juga fokus pada peningkatan kualitas fisik dapur, manajemen pengelolaan, keamanan pangan, hingga pendampingan bagi dapur yang mengalami kendala administrasi.


“Kami ingin, dapur-dapur yang berada di bawah GAPEMBI memiliki standar yang baik, baik dari sisi fisik maupun manajemen pengelolaan,” ujarnya. (zal/inilampung)

LIPSUS